BEKASI.POJOKSATU.id - Organisasi Induk Sepakbola Eropa (UEFA) secara resmi tidak memberikan sanksi kepada Barcelona.
UEFA lebih lanjut tidak ingin terlibat dalam dengan kasus yang menjerat Barcelona. Terlebih Barcelona merupakan salah satu klub besar dan termasuk dalam salah satu klub liga besar di Eropa.
Selain itu, Barcelona dalam beberapa musim ke depan bisa dipastikan akan berkompetisi di Liga Champions Eropa.
Dalam pertemuan dengan Presiden Barcelona Joan Laporta beberapa hari yang lalu Presiden UEFA Alexander Ceferin menjelaskan bahwa kurangnya bukti yang memberatkan Barcelona dalam kasus ini juga menjadi alasan utama UEFA tidak memberikan sanksi kepada Barcelona.
UEFA juga menegaskan bahwa hal tersebut merupakan tugas dari Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) untuk menindaklanjuti dan mempertegas posisi dari Barcelona.
Namun UEFA berpesan agar kasus ini dapat segera diselesaikan secara tuntas agar jalannya kompetisi di Eropa tidak terganggu.
Pihak dari La Liga selaku operator liga utama Spanyol juga tidak berminat untuk memberikan sanksi kepada Barcelona yang notabene merupakan roda penggerak liga bersama Real Madrid.
Baca Juga: Ballon d'Or 2023 Segera Diumumkan, Berbagai Hal yang Perlu Kalian Ketahui Tentang Ballon d'Or
Terlebih Barcelona saat ini juga sedang ditimpa oleh kehancuran finansial. Jadi klub asuhan Xavi Hernandez dapat menjalankan bisnis dan pertandingan seperti biasanya.
Hal ini imbas dari Barcelona yang diduga membayar wasit untuk memberikan keuntungan selama pertandingan dalam beberapa tahun terakhir.
Barcelona diduga melakukan pembayaran illegal atau suap kepada mantan wakil presiden komite wasit Spanyol, Jose Maria Enriquez Negreira.
Baca Juga: Tanpa Lionel Messi Inter Miami Kalah dari Houston Dynamo di Final US Open Cup 2023
Suap ini diduga dilakukan dalam tempo waktu yang cukup lama, dimulai dari medio 2001 hingga 2018. Total suap yang diberikan sebesar 7.5 juta euro atau 122 miliar rupiah.
Saat ini persidangan sedang berlangsung, dan jika terbukti benar, Barcelona akan terancam sanksi berat mulai dari degradasi dan dilarang melakukan pertandingan selama beberapa waktu.
Klub yang sudah berdiri selama 124 tahun ini juga terancam bangkrut dan bahkan dibubarkan.
Sedangkan terhadap beberapa individu yang terlibat di dalamnya mendapatkan ancaman hukuman antara tiga hingga enam tahun penjara.
Rencananya pengadilan Spanyol akan memanggil mantan presiden klub Barcelona, Josep Maria Bartomeu dan Negreira untuk melakukan sidang lanjutan terhadap kasus ini.
Terlepas dari sanksi yang kemungkinan akan menimpa Barcelona, Joan Laporta menjelaskan bahwa pihaknya tidak akan takut dengan kemungkinan sanksi apapun tidak adanya bukti yang jelas terkait kasus ini.***



