BEKASI.POJOKSATU.id - Memiliki tabungan dalam bentuk investasi emas dapat sangat menguntungkan, terutama dalam masa resesi seperti sekarang ini.

Namun, sangat penting untuk mengetahui cara membedakan emas asli dan palsu sebelum membelinya.

Dalam artikel ini, akan dibahas cara membedakan emas asli dan palsu berdasarkan sifat-sifatnya. Dengan pengetahuan ini, Anda tidak perlu khawatir saat membeli emas.

Pertama, sifat magnetis

Emas asli tidak memiliki sifat magnetis. Ini adalah ciri penting yang membedakan emas asli dari logam lainnya seperti besi, nikel, dan kobalt.

Baca Juga: Daftar Tangal Merah dan Hari Libur Bulan Oktober

Cobalah mendekatkan magnet ke logam mulia yang ingin Anda beli. Jika magnet menempel, dapat dipastikan itu adalah emas palsu. Sebaliknya, jika magnet tidak menempel, itu adalah emas asli.

Kedua, korosif atau tidak

Emas asli tidak bersifat korosif, berbeda dengan logam lain seperti perak atau besi yang rentan teroksidasi dan berkarat.

Cara menguji ini adalah dengan menggosokkan emas pada kulit. Jika ada bau amis, itu adalah emas palsu.

Baca Juga: 5 Tipe Pemain Clash of Clans, Mulai Dari yang Paling Nyebelin Hingga Paling Mulia, Kamu yang Mana?

Emas asli tidak akan mengeluarkan bau amis ketika digosokkan pada kulit. Selain itu, emas palsu juga cenderung meluntur seiring berjalannya waktu, yang tidak terjadi pada emas asli.

Ketiga, kekerasan dan kekulitan

Emas adalah logam yang lunak, sehingga mudah dibentuk. Anda dapat menguji keasliannya dengan menggigitnya.

Jika ada bekas gigitan pada emas, itu adalah emas asli. Sebaliknya, jika tidak ada bekas gigitan, itu mungkin emas palsu.

Dengan mengetahui tiga sifat ini, Anda dapat dengan lebih percaya diri membedakan emas asli dan palsu saat berbelanja.

Jangan ragu untuk menguji emas sebelum membelinya, karena ini adalah investasi berharga. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda yang tertarik dengan dunia investasi emas.***