BEKASI.POJOKSATU.id - Spoiler Jujutsu Kaisen Chapter 241, Memperlihatkan sebuah kilas balik masa lalu kelam yang Takaba rasakan sebagai komedian.

Pada Spoiler Jujutsu Kaisen Chapter 241 Juga memperlihatkan Takaba ketika pertama kali menerima profesi sebagai komedian.

Inilah beberapa hal yang terjadi pada spoiler Jujutsu Kaisen Chapter 241 selain Kilas Balik Masa Lalu Kelam yang Takaba Rasakan Sebagai Komedian.

Baca Juga: Sudah Rilis, Trailer 3 Karakter Game Jujutsu Kaisen Cursed Clash, Apakah ada Gojo?

1. Kilas Balik Masa Lalu Takaba

Diketahui Takaba adalah seorang yang berprofesi sebagai pelawak, Pada awal panel dibuka dengan kilas balik Masa Lalu Takaba.

Diperlihatkan Takaba sudah mengenakan sebuah kostum untuk tampil pada acara panggung tersebut bersama dengan salah satu temannya.

Pada saat itu Takaba masih duduk dibangku sebuah universitas dan sekalian bekerja untuk membayar biaya kuliahnya tersebut sebagai komedian.

Pada saat itu Takaba yang sudah rapih mengenakan kostum angsa, Meneriaki teman yang akan tampil bersamanya di panggung lantaran terlambat.

Baca Juga: Hal Menarik Jujutsu Kaisen Season 2 Episode 15, Salah Satunya Kebangkitan Raja Kutukan Ryomen Sukuna

Kemudian mereka berdua pun latihan untuk tampil diatas panggung, Tetapi teman Takaba lupa dengan dialognya, Hal tersebut membuat dirinya sangat marah.

Temannya tersebut meminta maaf, Tetapi Takaba membentak dirinya mengapa pada saat deadline dirinya belum hafal sedikitpun mengenai dialog tersebut.

Kemudian Takaba mengatakan bahwa dia tidak benar-benar menyesali perbuatannya dan dirinya harus mengatakan maaf dengan serius.

Ketika mendengar hal tersebut Teman Takaba mulai marah dan meneriaki dirinya lalu dia mengatakan bahwa dirinya mendukung orang tersebut karena perlakuannya yang sangat tidak ramah.

Teman Takaba kemudian mengatakan Kamu jangan datang ke pesta minum, dan tidak boleh tertawa dengan lelucon orang lain.

Kemudian Takaba menjawab aku tertawa bukan karena disengaja, Tetapi diriku memberikan sebuah tawa karena mereka itu lucu.

Kemudian Teman Takaba menjawab, Karena dirimu kami tidak dipilih oleh pengajar kami, dan memilih peserta atau karakter lain.

Baca Juga: Alasan Utama Ryomen Sukuna Tidak Buru-Buru Menghabisi Jogo pada Jujutsu Kaisen Season 2 Episode 15

Mendengar hal tersebut Takaba sangatlah marah kepada temannya, Karena dirinya merasa disalahkan setelah menyalahkan temannya terlambat berlatih.

Karena mereka berdua sudah jarang sekali melakukan aksi diatas panggung, dan lelucon mereka mulai garing karena sering dilakukan ulang.

Karena marah Takaba memukul orang tersebut, Kemudian temannya bertanya apakah engkau cemburu karena tidak populer dikalangan wanita.

Kemudian Takaba berkata aku hanya berusaha mengatakan kita harus selalu serius dalam beraksi diatas panggung mengenai komedi idiot.

Kemudian Teman Takaba menjawabnya dengan kata tidak seru tampil diatas panggung denganmu, Bagaimana penonton tertawa sedangkan kita tidak.

Kemudian Panel pun beralih ketika Takaba membaca sebuah komentar tentang dirinya yang membuat dirinya semakin murung dan ingin berhenti menjadi komedian.

Isi komentar tersebut berisi sebelum bertindak saya merasa kotor, Kamu harusnya mati saja, Uraian tersebut membuat Takaba ingin berhenti.

Tetapi beruntung temannya memberikan sebuah kata-kata penyemangat untuk Takaba sehingga dirinya melanjutkan profesinya tersebut.

Kemudian panel pun beralih kembali pada saat temannya tersebut mengatakan tentang berhenti, Lalu Takaba sangatlah marah.

Kemudian Takaba memberikan semangat kepada temannya dan mengatakan sambil berteriak, Teman-teman sekelas kita mempunyai tempat yang layak ditempat kerja, punya anak dan seorang istri.

Kemudian Takaba mengatakan sampai kapan kita berprofesi sebagai komedian seperti ini seperti tidak memiliki harga diri didepan para penonton.

Lalu panel pun berubah memperlihatkan Takaba sedang merasakan sebuah depresi didalam kamarnya sendiri, Lalu dirinya nyeletuk ingin bisa tampil sebagai anggota tetap di panggung sandiwara.

2. Akhir dari Pertarungan Takaba dan Kenjaku

Setelah diperlihatkan Kilas Balik Kehidupan Takaba secara tiba-tiba panel beralih memperlihatkan sosok Kenjaku yang menghampiri lawannya.

Pada saat itu Kenjaku akan melakukan sebuah serangan kepada Takaba tetapi dirinya mendadak tiba-tiba berhenti ketika melihat dogeza lawannya.

Dogeza adalah sebuah posisi postur tubuh ketika bersujud sempurna dan meminta maaf atas perlakuan dan kesalahan yang dilakukan.

Melihat Takaba yang sedang bersujud, Membuat Kenjaku mengatakan Cantik, Ini adalah dogeza yang tulus dari hati tanpa perlawanan.

Kemudian secara tidak sadar Kenjaku mengatakan aku berusia akhir 20-an ketika mencapai level ini, Tunggu apa yang aku katakan?

Seketika mengatakan hal tersebut Kenjaku merasa tidak sadar atas apa yang dia ucapkan tersebut, Sampai dirinya merasa kebingungan.

Kemudian panel memperlihatkan Takaba yang meminta maaf, Kemudian dirinya mengatakan aku berbohong, Menurutku tidak apa-apa jika leluconku lucu untuk orang lain kecuali kamu, Aku tidak ingin terluka.

Kemudian Takaba mengatakan aku membuangmu untuk melindungi diriku, diriku akan membuat semua orang tertawa, Tidak akan puas walau sudah membuat tertawa banyak manusia.

Kemudian karena hal itulah membuat Takaba berjanji untuk selalu memberikan sebuah lelucon kepada Kenjaku sampai isi perutnya keluar alias muntah.

Kemudian Kenjaku bertanya apakah dirinya mampu melakukannya, Tetapi teknik kutukan Takaba secara tiba-tiba muncul kembali.

Dan Takaba menuliskan Waku-Waku di wajah Kenjaku yang memiliki arti bahwa dirinya sudah kembali bersemangat, Dan panel pun berakhir.

Apakah pertarungan Takaba dan Kenjaku akan berlanjut kembali? Atau malah sebaliknya?

Tetapi setelah melihat panel terakhir yang menunjukan bahwa Teknik Kutukan Takaba kembali, Kemungkinan pertarungan akan berjalan kembali.

Tetapi hal tersebut hanyalah teori belaka dari penulis artikel ini, Mengenai kelanjutan ceritanya bisa ditunggu beberapa minggu kedepan.

Soalnya manga Jujutsu Kaisen Chapter 242 akan libur terlebih dahulu jadi tidak akan ada spoiler dan chapter terbaru pada minggu depan.***