BEKASI.POJOKSATU.id - Klan Hyuga dalam serial Naruto Shippuden dikenal sebagai salah satu klan terkuat dan yang paling di segani di Konoha.
Mereka memiliki kemampuan khusus yang disebut dengan "Byakugan", yang memungkinkan anggota klan melihat jarak jauh dan mengungkapkan kelemahan sekaligus chakra dalam musuh mereka.
Namun ada hal yang tampaknya tidak masuk akal tentang klan ini, yaitu adanya Keluarga Cabang Hyuga, Mengapa dibagi menjadi dua bagian? Simak Disini.
Pada awalnya, kita perlu melihat ke belakang sejarah Klan Hyuga, Klan ini adalah keturunan langsung dari Otsutsuki Hamura.
Salah satu putra dari Otsutsuki Kaguya yang juga merupakan sumber kekuatan Byakugan, Hamura yang tinggal di bulan untuk menjaga ibunya yang di segel.
Oleh karena itu sebagai keturunan langsung Otsutsuki, Otsutsuki Toneri di Movie Naruto The Last juga memiliki Byakugan yang di ambil sejak kecil.
Sekarang pertanyaannya adalah mengapa Keluarga Cabang Hyuga ada dalam klan ini? Apa tujuan dan kegunaan dari Keluarga Cabang ini?
Baca Juga: Boruto Naruto Next Generations: Siapa yang Akan Menang? Jika Mode Baryon Bertarung dengan Borushiki
Menurut manga dan anime Naruto Shippuden, Keluarga Cabang Hyuga dibentuk untuk melindungi Keluarga Utama yaitu keluarga Hinata.
Keluarga Utama adalah anggota Hyuga yang memegang peran penting dalam klan, seperti Kepala Klan atau anggota di tingkat atas lainnya.
Sementara itu, Keluarga Cabang Hyuga berada dalam posisi subordinasi dan diharapkan untuk mematuhi perintah dari Keluarga Utama.
Alasan mengapa Keluarga Cabang Hyuga harus ada adalah untuk menjaga kestabilan dan keamanan klan, Dengan adanya Keluarga Cabang.
Keluarga Utama memiliki kebebasan untuk melatih dan fokus pada pengembangan kekuatan Byakugan yang mereka miliki saat itu.
Sementara Keluarga Cabang berperan sebagai pengaman dan pembantu, Jadi, secara tidak langsung, Keluarga Cabang ini memiliki peran yang sangat penting.
Peran yang sangat penting tersebut juga memiliki resiko tinggi sebab keluarga cabang harud menjaga eksistensi dan kekuatan klan Hyuga.
Namun sistem Keluarga Cabang ini juga memiliki sisi gelapnya, Kondisi psikologis anggota Keluarga Cabang cenderung sangat sulit.
Karena mereka dianggap sebagai "alat" atau "peralatan" bagi Keluarga Utama, Mereka harus rela mengorbankan diri dan hidup mereka demi keluarga utama.
Bahkan sampai titik pengorbanan nyawa, Hal Ini sebagian besar disebabkan oleh Doktrin Kematian yang dipegang oleh klan Hyuga.
di mana anggota Keluarga Cabang diharapkan untuk melindungi kehormatan dan kepentingan Keluarga Utama dengan nyawa mereka sendiri.
Dalam Naruto Shippuden, hubungan antara Keluarga Utama dan Keluarga Cabang Hyuga seringkali tegang dan penuh dengan konflik.
Namun pada akhirnya, kita dapat melihat pentingnya peran Keluarga Cabang dalam menjaga keseimbangan dan kekuatan klan Hyuga.
Meskipun ada kelemahan dalam sistem ini, namun keberadaan Keluarga Cabang menjadi salah satu hal penting yang membuat Klan Hyuga menjadi salah satu klan terkuat di dunia Naruto Shippuden.***



