BEKASI.POJOKSATU.ID - Puasa bisa terasa jauh lebih ringan jika cermat memilih menu sahur.

Bukan sekadar mengenyangkan, makanan saat sahur juga perlu membantu tubuh menahan rasa haus hingga waktu berbuka tiba.

Selama kurang lebih 12 jam atau bahkan lebih tanpa asupan makanan dan minuman, tubuh berisiko kehilangan cairan dan energi.

Baca Juga: Mudik Gratis Kemenhub 2026 Resmi Dibuka 1 Maret, Kuota 110 Ribu Lebih untuk Bus, KA, dan Kapal Laut

Karena itu, penting mengonsumsi makanan dengan kandungan air cukup, karbohidrat kompleks, protein, serta lemak sehat.

Kombinasi nutrisi tersebut membantu menjaga stamina, menstabilkan gula darah, sekaligus memperlambat munculnya rasa lapar dan haus di siang hari.

Selain itu, menghindari makanan terlalu asin, pedas, atau tinggi gula juga menjadi kunci agar tenggorokan tidak cepat kering saat berpuasa.

1. Sup Ayam Sayur

Salah satu pilihan terbaik adalah sup ayam sayuran. Menu berkuah ini ringan namun kaya nutrisi.

Kandungan air pada kuahnya membantu menjaga hidrasi tubuh lebih lama sehingga rasa haus bisa ditekan.

Tambahan sayuran seperti wortel, kentang, buncis, dan jagung menyumbang vitamin dan mineral penting.

Baca Juga: SPBU 34.171.46 Bulak Kapal Siap Ganti Rugi, 22 Kendaraan Mogok Usai Isi Pertalite Tercampur Air

Protein dari ayam, telur, atau tahu membuat tubuh tetap bertenaga sepanjang hari.

2. Soto Ayam

Selain sup, soto ayam juga menjadi alternatif sahur yang nyaman di perut.

Kuah hangatnya membantu mencukupi kebutuhan cairan, sementara protein dari ayam dan telur menjaga energi tetap stabil.

Rempah-rempah alami dalam soto memberi sensasi hangat yang membuat tubuh terasa lebih segar saat memulai puasa.

3. Sayur Asem

Menu tradisional lain yang patut dipertimbangkan adalah sayur asem.

Kuahnya yang segar membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh, sementara aneka sayuran seperti kacang panjang, jagung, dan labu siam kaya serat untuk menjaga pencernaan tetap sehat.

Baca Juga: Pendaftaran Mudik Gratis Pertamina 2026 Segera Dibuka, Sudah Termasuk Arus Balik

4. Oatmeal dengan Buah dan Susu

Oatmeal dengan buah dan susu menjadi pilihan sahur praktis yang tidak bikin haus.

Oat kaya serat beta glukan yang membantu memperlambat proses pencernaan sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama.

Tambahkan buah seperti pisang atau apel untuk sumber energi alami.

Susu atau yogurt bisa melengkapi kebutuhan protein agar menu sahur lebih seimbang.

5. Nasi Merah dengan Lauk Tinggi Protein

Nasi merah juga layak dipilih dibanding nasi putih. Kandungan seratnya lebih tinggi, sementara karbohidrat kompleksnya dilepaskan perlahan oleh tubuh.

Hal ini membantu menjaga kestabilan gula darah dan mencegah tubuh cepat lemas.

Baca Juga: 21 Motor dan 4 Mobil Terdampak, Pertamina Regional JBB Pastikan Biaya Perbaikan Ditanggung SPBU

Padukan nasi merah dengan lauk berprotein seperti ayam panggang, ikan, telur, tahu, atau tempe.

Tambahkan tumis bayam, brokoli, atau wortel agar kebutuhan mikronutrien terpenuhi.

6. Telur, Roti dan Alpukat

Telur, roti gandum, dan alpukat merupakan kombinasi sahur yang praktis namun padat gizi.

Telur adalah sumber protein berkualitas tinggi yang membuat rasa kenyang lebih lama.

Roti gandum menyediakan karbohidrat kompleks yang lebih lambat dicerna tubuh.

Sementara alpukat menyumbang lemak sehat yang dapat menjadi sumber energi tambahan sekaligus membantu menahan lapar.

7. Semur Daging

Semur daging juga bisa menjadi pilihan karena kaya protein yang dicerna lebih lambat.

Kandungan zat besi, seng, dan vitamin B kompleks dalam daging berperan menjaga stamina.

Baca Juga: SPBU 34.171.46 Bekasi Timur Ditutup, Puluhan Motor dan Mobil Mogok Usai Isi Pertalite

Namun sebaiknya dikonsumsi dalam porsi wajar dan tidak terlalu asin agar tidak memicu rasa haus.

8. Kacang-Kacangan

Kacang-kacangan juga termasuk sumber protein nabati, serat, dan lemak sehat.

Kombinasi nutrisi ini membantu rasa kenyang bertahan lebih lama. Kacang bisa menjadi pelengkap sahur, dipadukan dengan susu atau yogurt.

9. Buah Tinggi Kadar Air

Buah dengan kandungan air tinggi seperti semangka, melon, dan mentimun sangat membantu mencegah dehidrasi.

Selain menyegarkan, buah-buahan ini mengandung mineral seperti kalium yang membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.

10. Smoothie Buah dan Yoghurt

Bagi yang sulit makan berat saat sahur, smoothie buah dan yogurt bisa menjadi alternatif praktis.

Baca Juga: Pertalite Diduga Tercampur Air, 22 Kendaraan Mogok Usai Isi BBM di SPBU Djuanda Bekasi

Gunakan buah seperti pisang, mangga, atau alpukat sebagai sumber energi alami.

Tambahkan yogurt atau susu untuk protein, serta sedikit oat agar rasa kenyang bertahan lebih lama.

Smoothie yang dibuat dari buah tinggi air juga membantu memenuhi kebutuhan cairan sebelum imsak.

Hindari Pemicu Rasa Haus

Selain memilih menu yang tepat, penting juga menghindari makanan terlalu asin, pedas, dan tinggi gula saat sahur.

Makanan tersebut dapat meningkatkan rasa haus dan membuat tenggorokan cepat kering di siang hari.

Baca Juga: Syarat dan Ketentuan Mudik Bersama Bank Mandiri 2026, Wajib Bawa KTP Asli

Pastikan juga minum air putih yang cukup sebelum waktu imsak untuk membantu tubuh tetap terhidrasi.

Pola makan sahur yang tepat bukan hanya membuat puasa terasa lebih ringan, tetapi juga menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Dengan perencanaan menu yang baik, sahur tidak lagi sekadar rutinitas, melainkan investasi energi agar ibadah puasa berjalan lancar dan penuh semangat.***