BEKASI.POJOKSATU.id - Menjelang penayangan film Filosofi Teras, MD Entertainment menggandeng Casio Indonesia dalam sebuah kolaborasi yang tidak biasa. Alih-alih sekadar merchandise promosi biasa, kerja sama ini justru diarahkan menjadi gerakan sosial untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu kesehatan mental.

Kolaborasi ini diwujudkan lewat peluncuran Casio MQ24 Exclusive Edition Filosofi Teras, jam tangan edisi terbatas yang hanya diproduksi sebanyak 300 unit. Desain jam tangan ini memadukan estetika khas Casio dengan nilai-nilai filosofis yang diangkat dalam film, sehingga menjadikannya lebih dari sekadar aksesori, melainkan semacam memorabilia bagi penggemar buku maupun film Filosofi Teras.

Kolaborasi ini turut menjadi momen bersejarah bagi Casio Indonesia, karena menjadi kali pertama perusahaan tersebut menjalin kerja sama dengan industri perfilman Tanah Air.

Dari total 300 unit yang diproduksi, 50 unit di antaranya akan dilelang lewat program bertajuk Bid for Charity, hasil kerja sama MD Entertainment Foundation bersama Yayasan Pulih. Seluruh hasil pelelangan tersebut nantinya akan disalurkan untuk mendukung program edukasi dan kampanye kesehatan mental di Indonesia. Sementara sisanya, sebanyak 250 unit, akan dibagikan langsung kepada masyarakat lewat berbagai program interaksi media sosial sebagai bagian dari rangkaian promosi film.

Baca Juga: Reboot Kedua Resident Evil Siap Tayang September 2026, Ini Fakta-Faktanya

Pengumuman kolaborasi ini sendiri dilakukan bertepatan dengan momen peluncuran teaser poster dan trailer perdana Filosofi Teras pada 12 Juli 2026, yang sekaligus dirayakan bersamaan dengan pencapaian cetakan ke-100 buku aslinya sejak pertama kali terbit pada 2018.

Chief Communications Officer MD Entertainment, Astrid Suryatenggara, menjelaskan bahwa pihaknya selalu berupaya menghadirkan film yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Head of Marketing dan Creative Casio Indonesia, Raizar Amar, menyebut kolaborasi ini lahir dari kesamaan nilai antara kedua pihak, terutama soal bagaimana menjalani kehidupan dengan lebih sadar dan bijaksana, sejalan dengan pesan dikotomi kendali yang menjadi inti ajaran Stoikisme dalam cerita Filosofi Teras.

Lewat kolaborasi ini, pesan yang diusung Filosofi Teras tidak hanya berhenti di layar bioskop, tetapi juga hadir dalam bentuk nyata yang bisa menjangkau masyarakat lebih luas, sekaligus membuka jalan bagi lebih banyak orang untuk mengenal isu kesehatan mental melalui pendekatan yang tidak biasa.