BEKASI.POJOKSATU.ID - Kawasan sekitar Stasiun Bogor tak hanya menjadi pintu masuk utama ke Kota Hujan, tetapi juga menyimpan beragam kuliner legendaris yang tetap eksis dan ramai hingga kini.
Berlokasi tak jauh dari stasiun, sejumlah tempat makan ini bisa dijangkau dengan berjalan kaki atau perjalanan singkat.
Menjadikannya pilihan favorit bagi wisatawan maupun penumpang KRL yang ingin singgah sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.
1. Toge Goreng H. Gebro
Salah satu ikon kuliner Bogor yang tak pernah sepi adalah Toge Goreng H. Gebro.
Kuliner legendaris ini telah ada sejak era 1940-an dan hingga kini masih mempertahankan cita rasa khasnya. Seporsi toge goreng disajikan dengan tauge segar, ketupat, tahu, dan mie kuning yang disiram bumbu tauco bercampur oncom.
Perpaduan rasa gurih, sedikit asam, dan aroma oncom yang kuat membuatnya berbeda dari toge goreng di daerah lain. Berlokasi di Pasar Anyar, Jalan Pengadilan, Bogor Tengah, tempat ini hanya berjarak beberapa menit dari Stasiun Bogor.
Meski tempatnya sederhana, antrean pengunjung hampir selalu terlihat, terutama saat jam makan siang, dengan harga mulai Rp 15.000-an per porsi.
Baca Juga: 9 Nasi Goreng Legendaris Jakarta yang Ramai dari Malam hingga Subuh, Ada yang Bikin Rela Antre
2. Mie Ayam Gang Ambil
Tak jauh dari pusat kota, Mie Ayam Bakso Gang Ambi juga menjadi tujuan wajib pencinta mie ayam.
Warung yang berada di Jalan Merdeka, Gang Ambi II, Ciwaringin, Bogor Barat ini dikenal dengan mie ayam pangsit basahnya yang lembut dan bakso bertekstur kenyal.
Kuahnya gurih dan konsisten, membuat banyak pelanggan datang kembali.
Meski harus masuk gang kecil, tempat ini selalu ramai, dengan harga per porsi berkisar Rp 15.000 hingga Rp 25.000.
3. Bubur Ayam Pak Kumis
Bagi pencinta bubur ayam, Bubur Ayam Pak Kumis menjadi pilihan yang nyaris tak pernah sepi pengunjung.
Bubur dengan tekstur lembut ini disajikan dengan suwiran ayam, kerupuk, dan taburan bawang goreng yang melimpah.
Rasanya gurih dan mengenyangkan, cocok disantap pagi hari maupun malam hari.
Lokasinya berada di Pusat Jajanan Pasar Devris, Jalan Veteran, Bogor Tengah, dengan jarak yang relatif dekat dari Stasiun Bogor.
Harga seporsinya berkisar Rp 12.000 hingga Rp 20.000.
4. Soto Daging Mang Bonin
Kuliner legendaris lainnya adalah Soto Daging Mang Bonin.
Soto ini terkenal dengan kuah bening yang ringan namun gurih, disajikan bersama potongan daging sapi empuk dan risoles khas yang menjadi ciri pembeda.
Beralamat di Jalan Semboja No.38, Bogor Tengah, warung ini kerap dipadati pelanggan, terutama saat jam makan siang. Harga per porsi berkisar Rp 20.000 hingga Rp 30.000.
5. Kupat Tahu 405 Doclang
Kupat Tahu 405 Doclang juga tak boleh dilewatkan saat berkunjung ke Bogor.
Sajian khas Bogor ini terdiri dari ketupat, tahu goreng, kentang, telur rebus, dan saus kacang dengan cita rasa gurih-manis yang seimbang.
Baca Juga: Kronologi Pedagang Es Cincau Meninggal di Bekasi Timur, Sempat Bergerak Sebelum Terdiam
Berlokasi di Jalan Veteran No.29, Panaragan, Bogor Tengah, warung ini hanya berjarak beberapa menit dari Stasiun Bogor dan kerap ramai sejak pagi hari.
Harga seporsi doclang sekitar Rp 15.000 hingga Rp 20.000.
6. Soto Mie Agih
Selain itu, Soto Mie Agih dikenal dengan kuahnya yang kaya rempah dan isian melimpah, mulai dari mie, potongan daging, risoles, hingga sayuran segar.
Lokasinya mudah dijangkau dari Stasiun Bogor dan telah lama menjadi rujukan pencinta soto mie, termasuk wisatawan dari luar kota.
Harga per porsi berkisar Rp 20.000 hingga Rp 30.000.
7. Mie Ayam Baso Apollo
Nama besar Mie Ayam Bakso Apollo juga menjadi bagian penting dari sejarah kuliner Bogor.
Berdiri sejak 1970-an, tempat ini terkenal dengan bakso bertekstur kenyal dan bumbu yang kuat.
Beralamat di Jalan Perintis Kemerdekaan No.51, Bogor Tengah, kesederhanaan tempat justru menjadi daya tarik tersendiri.
Harga makan di sini berkisar Rp 25.000 hingga Rp 50.000 per orang.
Dengan jarak yang relatif dekat dari Stasiun Bogor, deretan kuliner legendaris ini menjadi bukti bahwa Bogor bukan hanya soal wisata alam.
Tetapi juga surga kuliner yang layak dijelajahi dalam satu kali perjalanan.***




