BEKASI.POJOKSATU.id - Nama Carmen, anggota grup Hearts2Hearts, mendadak jadi perbincangan usai membagikan kebiasaan malam harinya yang ternyata sangat lekat dengan budaya Indonesia. Dalam sebuah acara variety show Korea Selatan, Carmen secara terbuka mengungkap rutinitasnya sebelum tidur, yaitu mengoleskan minyak telon dan minyak kayu putih khas Indonesia.

Momen ini terjadi ketika acara tersebut membahas kebiasaan malam para bintang tamu agar bisa tidur lebih nyenyak. Carmen dengan bangga mengeluarkan botol hijau khas minyak telon yang ia bawa langsung dari Indonesia, mengaku baru bisa tidur pulas jika mencium aroma yang ia sukai tersebut. Wangi lembut ala bayi dari minyak telon dan sensasi hangat dari minyak kayu putih diakuinya berhasil membuat suasana hati jauh lebih tenang di tengah padatnya jadwal sebagai idol.

Kebiasaan sederhana namun sangat membumi ini langsung menarik perhatian besar dari penggemar maupun warganet, khususnya di Indonesia, yang merasa relate karena kedua produk tersebut memang jadi barang wajib di banyak rumah tangga Tanah Air sejak lama. Momen ini turut menjadi salah satu cara tak terduga bagi produk lokal Indonesia untuk mendapat sorotan di kancah hiburan Korea Selatan.

Baca Juga: INFORMA Tawarkan Diskon hingga 30 Persen Lewat Program Tebus Murah

Efek viralnya bahkan merambat sampai ke luar Korea. Sejumlah warganet Jepang turut dibuat heran usai mengetahui harga kedua produk ini ketika dijual di negara mereka, dengan harga mencapai sekitar Rp455 ribu, jauh lebih mahal dibanding harga aslinya di Indonesia yang biasanya hanya berkisar belasan ribu rupiah.

Kondisi ini bahkan sempat memicu candaan dari warganet Jepang yang menyebut Carmen sebagai sosok "zaibatsu" atau orang kaya, karena dianggap terbiasa memakai barang mewah menurut standar harga di negara mereka.

Momen ini menjadi bukti nyata bagaimana produk sederhana yang begitu dekat dengan keseharian masyarakat Indonesia justru bisa mencuri perhatian dunia hiburan internasional, sekaligus menjadi bentuk kebanggaan tersendiri bagi penggemar Indonesia yang menyaksikan produk lokal mereka ikut dibicarakan secara global.***