BEKASI.POJOKSATU.id - Film animasi Forgotten Island menghadirkan petualangan fantasi yang terinspirasi dari budaya dan cerita rakyat Filipina. Salah satu hal yang membuat film ini menarik adalah kemunculan berbagai makhluk mitologi yang menjadi bagian dari dunia misterius bernama Nakali.

Cerita Forgotten Island mengikuti Jo dan Raissa, dua sahabat yang menemukan portal misterius dan tanpa sengaja masuk ke dunia lain. Di tempat tersebut, mereka bertemu dengan berbagai makhluk yang sebelumnya hanya mereka kenal melalui cerita rakyat.

Salah satu sosok yang paling mencuri perhatian adalah Manananggal. Dalam cerita rakyat Filipina, Manananggal dikenal sebagai makhluk menyeramkan yang dapat memisahkan bagian atas tubuhnya dan terbang pada malam hari. Dalam film ini, sosok tersebut menjadi salah satu ancaman yang harus dihadapi Jo dan Raissa. Karakter Manananggal juga diisi suaranya oleh aktris dan penyanyi Filipina, Lea Salonga.

Baca Juga: Forgotten Island, Film Animasi DreamWorks yang Angkat Mitologi Filipina ke Layar Lebar

Selain Manananggal, film ini juga memperkenalkan Kapre, makhluk dalam folklor Filipina yang biasanya digambarkan sebagai sosok besar dan berbulu serta memiliki hubungan dengan pepohonan. Kehadirannya menjadi bagian dari dunia Nakali yang dipenuhi berbagai makhluk dari cerita rakyat.

Ada pula Duwende, makhluk berukuran kecil yang cukup dikenal dalam mitologi Filipina. Dalam berbagai cerita, Duwende dipercaya tinggal di tempat-tempat tertentu dan memiliki sifat yang beragam, mulai dari membantu manusia hingga mengganggu mereka. Forgotten Island mengadaptasi unsur tersebut ke dalam karakter dan dunia fantasinya sendiri.

Makhluk lain yang turut hadir adalah Batibat, sosok yang dalam cerita rakyat Filipina berkaitan dengan mimpi buruk dan gangguan saat tidur. Kehadirannya menambah unsur mistis dalam perjalanan Jo dan Raissa selama berada di Nakali.

Kemudian ada Tiyanak, makhluk yang biasanya digambarkan menyerupai bayi dalam cerita rakyat Filipina. Meski terlihat seperti anak kecil, Tiyanak dikenal sebagai makhluk supernatural yang berbahaya. Dalam Forgotten Island, unsur Tiyanak juga diolah kembali menjadi bagian dari karakter di dunia Nakali.

Penggunaan berbagai makhluk tersebut membuat Forgotten Island tidak hanya menawarkan cerita petualangan, tetapi juga memperkenalkan unsur folklore Filipina kepada penonton yang lebih luas. DreamWorks menggabungkan cerita persahabatan Jo dan Raissa dengan berbagai legenda yang telah lama dikenal dalam budaya Filipina.

Baca Juga: Trailer Perdana Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Resmi Dirilis

Menariknya, film ini tidak sekadar menampilkan makhluk-makhluk tersebut sebagai monster. Masing-masing hadir sebagai bagian dari dunia Nakali dengan karakter dan peran yang telah disesuaikan dengan kebutuhan cerita.

Dengan pendekatan tersebut, Forgotten Island menjadi film animasi yang membawa cerita rakyat Filipina ke dalam format fantasi modern. Bagi penonton yang belum mengenal mitologi Filipina, film ini juga bisa menjadi cara untuk melihat berbagai legenda tersebut melalui sudut pandang yang lebih baru.***