BEKASI.POJOKSATU.id - Kota Bekasi kembali mencatat langkah nyata dalam mendukung transisi energi bersih. Pusat perbelanjaan HI Avenue resmi mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap on-grid dengan kapasitas terpasang 1.015,04 kWp.

Instalasi ini menjadikan HI Avenue sebagai salah satu pusat perbelanjaan dengan sistem PLTS atap terbesar di Kota Bekasi.

PLTS atap tersebut diproyeksikan mampu menghasilkan lebih dari 1,3 juta kWh energi bersih per tahun.

Produksi tersebut setara dengan penurunan emisi karbon dioksida (CO₂) sekitar 1,2 juta kilogram per tahun, atau setara dengan daya serap emisi lebih dari 15.000 pohon.

Secara keseluruhan, terdapat 1.824 panel surya yang terpasang di area seluas kurang lebih 6.870 meter persegi di bagian atap gedung mal.

Dalam peresmian operasionalnya, manajemen HI Avenue turut menampilkan demo pemantauan performa sistem secara langsung.

Melalui sistem monitoring real-time, terlihat kontribusi energi surya terhadap kebutuhan listrik harian mal yang diperkirakan mencapai 3.700 kWh per hari atau sekitar 26 persen dari total pasokan listrik.

Direktur Utama PT Pro Alpine Utama, Stepvensen, mengatakan bahwa keberlanjutan menjadi kebutuhan strategis bagi pengelola pusat perbelanjaan di tengah dinamika Kota Bekasi.

“Sebagai pusat perbelanjaan yang beroperasi di tengah dinamika Kota Bekasi, HI Avenue memandang keberlanjutan sebagai kebutuhan strategis. Implementasi PLTS atap ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang kami dalam mengelola gedung perbelanjaan secara lebih bertanggung jawab, sekaligus mendukung upaya ketahanan energi nasional dan percepatan transisi energi bersih di Indonesia,” ungkap Stepvensen, Rabu 11 Februari 2026.

Baca Juga : Pendapatan Sopir Angkot Bekasi Anjlok hingga 70 Persen, Terdampak Transportasi Online dan TransBeken

Ia menambahkan, pihaknya ingin memastikan aktivitas berbelanja dan berkumpul di HI Avenue dapat berlangsung secara efisien dan ramah lingkungan.

Dalam implementasinya, HI Avenue menggandeng Xurya Daya Indonesia sebagai mitra penyedia solusi energi surya. Perusahaan tersebut dikenal sebagai pionir skema sewa PLTS tanpa biaya awal (zero upfront cost) di Indonesia.

Sementara itu,Vice President Operations Xurya Daya Indonesia, Philip Effendy, menyampaikan bahwa proyek ini menunjukkan energi surya dapat diterapkan secara praktis pada gedung komersial seperti pusat perbelanjaan.

“Implementasi PLTS atap di HI Avenue menunjukkan bahwa energi surya dapat dimanfaatkan langsung untuk mendukung kebutuhan operasional sehari-hari. Dengan dukungan sistem monitoring real-time, pemanfaatan energi surya dapat dipantau dan dioptimalkan secara berkelanjutan,” ucap dia.

Philip berharap inisiatif ini dapat mendorong lebih banyak pengelola properti untuk berperan aktif dalam mendukung transisi energi bersih dan pengelolaan gedung berkelanjutan.

Baca Juga : PBI BPJS Dinonaktifkan, Dinsos Bekasi Jadi Tumpuan Harapan Warga

Sistem PLTS atap yang terpasang di HI Avenue terdiri dari tiga komponen utama, yakni modul panel surya (PV module) yang menangkap energi matahari dan menghasilkan listrik arus searah (DC), solar inverter yang mengonversi listrik menjadi arus bolak-balik (AC), serta Zero Export System.

Zero Export System memastikan energi surya yang dihasilkan dimanfaatkan sepenuhnya untuk kebutuhan internal mal dan tidak dialirkan kembali ke jaringan PLN, sehingga turut menjaga stabilitas sistem kelistrikan.

Seluruh kinerja sistem dipantau melalui power meter dan sistem monitoring terpusat berbasis Internet of Things (IoT).

Sebagai pusat perbelanjaan keluarga dengan beragam tenant gaya hidup dan kuliner, HI Avenue menghadirkan konsep ruang terintegrasi untuk pengalaman belanja dan bersantai.

Kini, dengan dukungan energi surya, aktivitas di dalamnya tidak hanya nyaman, tetapi juga semakin ramah lingkungan.***