BEKASI.POJOKSATU.ID - Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menggelar program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk Generasi Terkoneksi (GenSi) yang diikuti oleh lebih dari 100 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kegiatan dengan tema “Mengubah Konektivitas Menjadi Keuntungan” ini dilaksanakan di Universitas Multimedia Nusantara (UMN).
Melalui program GenSi, Indosat menegaskan bahwa konektivitas digital tidak sekadar soal tersedianya infrastruktur, tetapi harus mampu dimanfaatkan secara nyata oleh masyarakat.
Dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari institusi pendidikan hingga praktisi industri, Indosat mendorong UMKM dan generasi muda untuk memperoleh pembekalan yang relevan, aplikatif, serta sesuai dengan kebutuhan dunia usaha, sehingga teknologi dapat menjadi penopang pertumbuhan yang berkelanjutan.
Program GenSi dirancang sebagai kolaborasi antara sektor swasta dan dunia pendidikan untuk mendorong pemanfaatan konektivitas digital yang berdampak. Fokus kegiatan diarahkan pada peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta agar dapat langsung diterapkan dalam pengembangan usaha, khususnya dalam meningkatkan visibilitas, pemasaran, dan penjualan UMKM.
Dalam pelaksanaannya, peserta mengikuti rangkaian sesi yang disusun secara bertahap, mulai dari penguatan dasar hingga praktik langsung. Sesi pertama disampaikan oleh Pendiri OK OCE Indonesia, Dr. Indra Cahya Uno, yang membahas pentingnya membangun mindset UMKM modern, memperkuat komunitas serta ekosistem digital, dan melihat konektivitas sebagai peluang ekonomi yang dapat dimanfaatkan secara kolaboratif.
Baca Juga: Indosat Perkuat Jaringan Outer Jakarta dan Jawa Barat Jelang Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
Sesi berikutnya diisi oleh Chief Marketing Officer Ratban, Ridwanul Karim, yang mengulas strategi pemasaran digital dengan biaya terjangkau. Materi mencakup penguatan karakter merek, storytelling, hingga pembuatan konten yang relevan dan dekat dengan audiens. Pada sesi ini, peserta diajak memahami penerapan strategi pemasaran digital yang realistis sesuai dengan kapasitas UMKM.
Program kemudian dilanjutkan dengan sesi praktik pembuatan konten visual bersama Silva Sandiarini dari Nikon Indonesia. Peserta mendapatkan pembekalan teknis pembuatan foto produk dan video pendek, mulai dari komposisi, pencahayaan, hingga framing, yang dilengkapi dengan praktik langsung dan evaluasi hasil karya.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, peserta memperoleh pembekalan yang komprehensif, mulai dari penguatan mindset, strategi pemasaran digital yang relevan, hingga keterampilan praktis pembuatan konten. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu UMKM memanfaatkan konektivitas digital secara optimal sebagai alat pendukung penjualan dan pengembangan usaha.
Pihak Universitas Multimedia Nusantara menyambut positif kolaborasi ini sebagai bentuk sinergi nyata antara dunia industri dan pendidikan.
Baca Juga: Tak Perlu ke Jakarta, Ini Kampus Murah dan Favorit di Bekasi
Community Engagement & Government Relations Manager UMN, Andy Firmansyah, S.I.Kom., M.M., menilai program ini memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa dan pelaku UMKM karena materi yang disampaikan bersifat aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan dunia usaha.
Melalui program Generasi Terkoneksi (GenSi), Indosat menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam pemberdayaan UMKM dan penguatan kapasitas masyarakat, dengan memastikan konektivitas digital mampu memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi.***




