BEKASI.POJOKSATU.ID - Karbohidrat kerap mendapat stigma sebagai penyebab kenaikan berat badan. Padahal, tidak semua karbohidrat berdampak buruk bagi tubuh.

Karbohidrat kompleks justru memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan sekaligus membantu mempertahankan berat badan agar tetap ideal.

Jenis karbohidrat ini dicerna lebih lambat oleh tubuh sehingga memberikan rasa kenyang lebih lama dan menjaga energi tetap stabil.

Karbohidrat merupakan salah satu sumber energi utama yang dibutuhkan tubuh untuk menjalankan berbagai fungsi vital, mulai dari aktivitas fisik hingga kerja organ.

Baca Juga: Minggu Basah di Bekasi, BMKG Prediksi Hujan Ringan Nyaris Merata

Perbedaannya terletak pada struktur dan kandungan nutrisinya. Karbohidrat kompleks umumnya kaya serat, vitamin, dan mineral, sehingga memberikan manfaat kesehatan yang lebih luas dibandingkan karbohidrat sederhana.

1. Kentang

Kentang menjadi salah satu contoh karbohidrat kompleks yang mudah ditemukan.

Kentang yang direbus dan dikonsumsi tanpa mengupas kulitnya mengandung serat dan pati resisten yang baik untuk pencernaan.

Pati resisten berperan sebagai nutrisi bagi bakteri baik di usus, membantu menjaga kesehatan saluran cerna, serta mendukung metabolisme tubuh yang lebih optimal.

Baca Juga: Bunda Literasi Bekasi Dorong Kolaborasi TBM untuk Tingkatkan Literasi Masyarakat

2. Oatmeal

Oatmeal juga termasuk sumber karbohidrat kompleks yang populer.

Oat kaya akan vitamin, mineral, serta antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan jantung dan metabolisme.

Konsumsi oatmeal secara rutin dikaitkan dengan kontrol kadar gula darah yang lebih stabil dan rasa kenyang yang bertahan lebih lama, sehingga membantu mengurangi keinginan makan berlebihan.

 

3. Pisang

Pisang sering kali dihindari saat diet karena rasanya manis, padahal buah ini memiliki indeks glikemik rendah hingga sedang.

Artinya, konsumsi pisang tidak menyebabkan lonjakan gula darah secara drastis.

Baca Juga: Program Kapolres Metro Bekasi Baru: Kombes Pol Sumarni Canangkan 9 Commander Wish

Selain itu, pisang juga mengandung serat dan berbagai nutrisi penting yang mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan.

4. Ubi Jalar

Ubi jalar juga menjadi pilihan karbohidrat kompleks yang sehat.

Meski memiliki rasa manis alami, indeks glikemik ubi jalar tergolong rendah.

Baca Juga: Korban Curanmor di Cikarang Utara Senang, Motor Hilang Sejak 2024 Akhirnya Kembali

Dalam satu porsi ubi jalar yang dimasak, terdapat sekitar 18 hingga 21 persen karbohidrat kompleks yang dapat memberikan energi berkelanjutan tanpa memicu penumpukan lemak berlebih.

5. Nasi Merah

Sementara itu, nasi merah sering direkomendasikan sebagai pengganti nasi putih.

Meski jumlah kalorinya relatif serupa, nasi merah mengandung serat dan protein hingga tiga kali lebih banyak.

Kandungan ini membuat rasa kenyang bertahan lebih lama dan membantu mengontrol asupan kalori harian.

Selain itu, konsumsi nasi merah juga dikaitkan dengan kesehatan usus dan penurunan kadar kolesterol dalam darah.

Baca Juga: Polisi Buru Pelaku Begal Yang Menyasar Pengemudi Ojek Online

Dengan memilih sumber karbohidrat kompleks yang tepat, tubuh tetap mendapatkan energi yang dibutuhkan tanpa harus mengorbankan kesehatan atau berat badan.

Kuncinya bukan menghindari karbohidrat sepenuhnya, melainkan cermat dalam memilih jenis karbohidrat yang dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang.***