BEKASI.POJOKSATU.id -  Keterlibatan Sherina Munaf sebagai pemeran utama dalam film Filosofi Teras bukan sekadar keputusan profesional biasa. Aktris sekaligus penyanyi ini mengaku memiliki alasan personal yang cukup mendalam di balik keputusannya menerima tawaran memerankan karakter Nea dalam adaptasi buku karya Henry Manampiring tersebut.

Sherina mengungkapkan, ketertarikannya bermula dari kedekatannya dengan sosok Henry Manampiring sendiri. Ia mengaku telah lama bersahabat dengan sang penulis, bahkan sejak sebelum buku Filosofi Teras pertama kali diterbitkan pada 2018. Kedekatan itu membuat keduanya kerap berdiskusi soal berbagai persoalan hidup, terutama selama masa pandemi Covid-19, yang justru memperdalam pemahaman Sherina terhadap ajaran Stoikisme jauh sebelum proyek film ini terwujud.

Rasa penasaran Sherina semakin besar begitu mengetahui buku pengembangan diri tersebut akan diadaptasi menjadi karya audiovisual. Menurutnya, hal itu langsung memicu rasa ingin tahu tentang bagaimana bentuk cerita yang akan dihadirkan dari sebuah buku yang sebenarnya bukan berbentuk novel.

Baca Juga: Reboot Kedua Resident Evil Siap Tayang September 2026, Ini Fakta-Faktanya

Rasa penasaran ini kemudian terjawab setelah ia membaca langsung naskah produksi yang disiapkan MD Pictures, di mana ia mengaku langsung menemukan kedekatan emosional dengan karakter Nea yang akan diperankannya.

Salah satu nilai dalam ajaran Stoikisme yang paling membekas bagi Sherina adalah konsep amor fati, atau mencintai takdir. Ia mengaku prinsip ini selaras dengan pengalaman hidupnya sendiri, di mana menerima kenyataan hidup bukanlah proses yang bisa dilakukan secara instan, melainkan membutuhkan waktu, latihan, serta kedisiplinan hati untuk benar-benar bisa dijalani.

Meski mengaku memiliki pengalaman pribadi yang berkaitan erat dengan karakter Nea, Sherina memilih belum membagikan detail lengkapnya kepada publik, mengingat hal tersebut masih berkaitan langsung dengan alur cerita film yang belum dirilis. Ia hanya menegaskan bahwa buku Filosofi Teras merupakan karya yang sangat menyentuh banyak orang, bahkan turut membantu kehidupan para pembacanya, termasuk dirinya sendiri.

Ketertarikan personal inilah yang pada akhirnya membuat Sherina memutuskan mengambil proyek yang lebih kontemplatif ini, sebagai langkah baru setelah sebelumnya sukses besar lewat film Petualangan Sherina 2. Produser sekaligus CEO MD Entertainment, Manoj Punjabi, turut menegaskan bahwa pemilihan Sherina bukan tanpa alasan, mengingat karakter Nea dinilai sangat sesuai dengan sosok Sherina yang dikenalnya sebagai pribadi yang rasional."**