BEKASI.POJOKSATU.id - Kehadiran J.K. Rowling sebagai produser eksekutif dalam serial Harry Potter garapan HBO menjadi salah satu topik yang tak henti memicu perdebatan publik. Meski sang penulis terus memberi dukungan penuh terhadap proyek ini, posisinya juga membawa sejumlah kontroversi tersendiri sepanjang proses produksi.
Rowling sendiri secara terbuka menyampaikan kepuasannya usai membaca naskah awal serial ini, bahkan menyebutnya sangat bagus lewat unggahan media sosial pada pertengahan 2025 lalu.
Ia menegaskan keterlibatannya bukan sebagai penulis naskah, melainkan lebih pada memberikan masukan langsung kepada tim penulis sepanjang proses pengembangan cerita. Dukungan serupa juga ia sampaikan usai trailer pertama serial ini dirilis Maret 2026, menyebut hasilnya luar biasa dan membuatnya sangat senang.
Baca Juga: Syuting Sudah Selesai, tapi Nasib Peran Hong Min-gi di Study Group 2 Masih Menggantung
Namun, keterlibatan Rowling ini tidak lepas dari kontroversi mengingat pandangannya yang kerap dianggap kontroversial soal isu gender dan transgender. Pihak HBO sendiri berulang kali angkat bicara soal isu ini.
CEO HBO, Casey Bloys, menegaskan kerja sama dengan Rowling bukan hal baru, mengingat mereka telah menjalin kerja sama sejak lama lewat serial C.B. Strike bersama BBC. Bloys turut menekankan bahwa pandangan pribadi Rowling tidak akan memengaruhi isi cerita serial ini secara langsung.
Kontroversi lain turut muncul dari internal jajaran pemeran sendiri. John Lithgow, yang berperan sebagai Albus Dumbledore, sempat mengaku sempat mempertimbangkan mundur dari proyek ini akibat pandangan Rowling, meski akhirnya memutuskan tetap melanjutkan perannya. Dalam sejumlah kesempatan wawancara, ia menegaskan dirinya siap menghadapi perbedaan pendapat yang muncul akibat keputusannya tersebut.
Di sisi lain, aktor Paapa Essiedu yang memerankan Severus Snape turut menghadapi tekanan berat usai pengumuman castingnya, bahkan sempat menerima ancaman bernada rasis dari sejumlah pihak.
Baca Juga: Diterjang Skandal, Study Group Season 2 Tetap Melaju dengan Cerita Berskala Nasional
Insiden ini membuat pihak produksi memperketat pengamanan di lokasi syuting. Aktor Jason Isaacs, yang memerankan Lucius Malfoy di film-film original, turut membela Essiedu secara terbuka, menyebut respons negatif yang diterimanya sebagai bentuk rasisme, sekaligus menegaskan keyakinannya bahwa penampilan seluruh pemeran baru ini kelak akan membungkam para pengkritiknya.
Meski terus diwarnai berbagai perdebatan sejak awal produksi, serial ini tetap melaju menuju penayangan perdananya pada Hari Natal 2026, dengan Rowling tetap berada dalam posisinya sebagai produser eksekutif hingga saat ini.***




