BEKASI.POJOKSATU.id – Pecinta olahraga sepeda di wilayah Babelan dan sekitarnya kini memiliki wadah baru untuk menyalurkan hobi bersepeda malam. Sebuah komunitas gowes malam independen resmi memulai kegiatannya pada Kamis, 31 Juli 2026, menghadirkan alternatif bagi warga Kabupaten Bekasi yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh ke pusat Kota Bekasi untuk mengikuti kegiatan serupa.

Komunitas ini berawal dari gagasan seorang pegiat sepeda lokal, Adit, yang melihat tingginya minat masyarakat terhadap kegiatan night ride. Melalui media sosial, ia mengajak para pesepeda membentuk ruang bersepeda yang aman, terbuka, dan dekat dengan lingkungan tempat tinggal mereka.

Menurut Adit, selama ini kegiatan gowes malam lebih banyak terpusat di kawasan Gelanggang Olahraga (GOR) Kota Bekasi, seperti agenda rutin Indonesia Critical Mass (ICM). Jarak yang cukup jauh menjadi kendala bagi banyak pesepeda di wilayah Kabupaten Bekasi.

"Tren gowes malam di kota memang sangat menarik, tetapi teman-teman di wilayah kabupaten harus menempuh perjalanan yang cukup jauh. Dari situ muncul ide membuat wadah sendiri di Babelan, dan ternyata mendapat respons yang sangat positif," ujarnya.

Untuk merealisasikan kegiatan tersebut, Adit menggandeng Bang Edi, pemilik sebuah warung kopi di Babelan. Lokasi usaha itu dijadikan titik kumpul sekaligus garis start dan finis kegiatan. Sebagai bentuk dukungan, seluruh peserta juga disuguhi kopi gratis setelah menyelesaikan rute gowes.

Baca Juga: Pameran Seni di Artotel Bekasi Ini Ajak Pengunjung Mengingat Orang-Orang yang Pernah Mengubah Hidupnya

Meski baru digelar untuk pertama kalinya, kegiatan ini diikuti belasan pesepeda dari berbagai kawasan, seperti Pondok AFI, Pondok Permata, Buni, Muara, hingga Pondok 2. Peserta datang dengan beragam jenis sepeda, mulai dari sepeda lipat, mountain bike (MTB), hingga sepeda klasik.

Rute yang melintasi jalan-jalan di kawasan Babelan pada malam hari dinilai cukup nyaman karena kondisi lalu lintas yang relatif lengang. Kehadiran rombongan pesepeda juga mendapat sambutan positif dari warga yang berada di sepanjang jalur.

Salah seorang peserta, Ramdan, mengaku senang karena kini masyarakat Kabupaten Bekasi memiliki kegiatan gowes malam di wilayahnya sendiri. Menurutnya, hal yang paling penting saat ini adalah menjaga konsistensi penyelenggaraan agar komunitas terus berkembang.

"Senang akhirnya ada night ride di daerah sendiri. Tidak perlu lagi jauh-jauh ke kota. Yang terpenting sekarang kegiatan ini bisa terus berjalan dan jadwalnya disesuaikan agar tidak berbenturan dengan agenda gowes di Kota Bekasi," katanya.

Melihat tingginya antusiasme peserta, penyelenggara berencana menjadikan gowes malam Babelan sebagai agenda rutin setiap bulan. Jadwal pelaksanaan akan disusun agar tidak berbenturan dengan kegiatan serupa di Kota Bekasi sehingga para pesepeda dapat mengikuti keduanya.

Baca Juga: Daftar Fakultas dan Program Studi Universitas Pelita Bangsa, Kampus di Cikarang dengan Pilihan Jurusan Lengkap

Selain itu, panitia juga telah membentuk grup komunikasi digital sebagai sarana berbagi informasi mengenai jadwal, rute, hingga mempererat silaturahmi antarpesepeda di Kabupaten Bekasi.

Komunitas ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat berolahraga, tetapi juga mampu mendorong tumbuhnya budaya hidup sehat, mempererat hubungan sosial masyarakat, serta mengampanyekan penggunaan transportasi ramah lingkungan di wilayah Kabupaten Bekasi.***