BEKASI.POJOKSATU.id - Liga Champions musim 2023/2024 akan menjadi musim terakhir dalam penggunaan format lama yang diisi oleh total 32 tim.

Di musim 2024/2024 kali ini, format turnamen akan resmi berubah di mana akan ada semakin banyak tim yang berpartisipasi di dalam turnamen.

Dalam format sebelumnya, 32 tim akan dibagi menjadi delapan grup di mana setiap tim akan saling bertemu dengan format home/away, lalu setiap tim yang finish sebagai juara dan runner-up grup akan langsung lolos ke babak 16 besar.

Baca Juga: Euro 2024: Prediksi Spanyol vs Prancis, La Furia Roja Ditantang Les Bleus Demi Pastikan Satu Tiket ke Final

Babak 16 besar hingga semifinal akan dilangsungkan dengan format dua leg dan ditutup dengan laga final.

Di dalam format baru, UEFA resmi menghapus sistem fase grup dan akan digantikan dengan sistem klasemen besar yang diisi oleh seluruh tim yang berpartisipasi.

Perubahan format ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas dari Liga Champions sebagai turnamen terbaik di benua Eropa dan khususnya menggaet para penonton muda.

Format Baru Liga Champions 2024/2025

Sistem kompetisi lama berisi 32 tim yang akan dibagi menjadi delapan grup, di mana setiap tim akan bersaing dalam enam macthday merebutkan satu tiket menuju babak 16 besar.

Nah, di musim depan, sistem ini resmi dihapus dan digantikan dengan League Phase yang berisi total delapan pertandingan.

Berbeda dengan sistem fase grup, sistem League Phase ini akan menempatkan seluruh tim ke dalam sebuah klasemen besar yang ditentukan berdasarkan jumlah poin dan selisih gol.

Baca Juga: Euro 2024: Prediksi Belanda vs Turki, De Oranje Sudah Ditunggu Les Bleus di Semifinal Jika Berhasil Kalahkan Tim Bulan Sabit

Lalu dari klasemen besar ini, delapan tim yang finish teratas akan langsung lolos ke babak 16 besar, sedangkan tim peringkat 9 hingga 24 akan memainkan babak playoff untuk merebutkan tiket sisa.

Sedangkan tim yang finish di bawah posisi 24 dipastikan akan langsung tersingkir dan tidak ada lagi sistem turun ke Liga Europa.

Ketentuan Tim Lolos ke Liga Champions

Selain sistem turnamen yang berubah, sistem seleksi tim yang lolos ke Liga Champions juga akan dirubah oleh UEFA.

Ada 25 tiket yang dapat direbutkan melalui jalur liga domestik dan ada 2 tiket langsung bagi tim yang keluar sebagai juara Liga Champions dan Liga Europa.

Lalu bagaimana jika satu tim berhasil keluar sebagai juara Liga Champions sekaligus menyegel satu tiket dari jalur liga?

UEFA juga sudah mengatur hal tersebut, jika satu tim berhasil menyegel satu tiket dari jalur liga dan jalur juara, rebalancing akan dilakukan.

Rebalancing dilakukan dengan poin yang diciptakan oleh UEFA berdasarkan nilai koefisien dari klub dan liga.

Selain jalur tersebut, UEFA juga membuat European Performance Spot, yaitu penilaian yang dilakukan terhadap performa dari sebuah klub dari satu liga di musim sebelumnya.

Dengan sistem ini, kita akan dapat melihat beberapa liga di Eropa mendapatkan jatah ekstra untuk bertanding di Liga Champions.

Lalu ada jalur Champions Path, di mana para juara liga yang tidak otomatis lolos akan kembali diadu di babak kualifikasi.

Biasanya ini terjadi dengan klub-klub yang berasal dari liga-liga dengan poin menengah hingga rendah di Eropa.

Terakhir ada jalur League Path, mirip seperti Champions Path, hanya saja ini diperuntukkan bagi tim-tim yang menjadi runner-up di liga-liga dengan poin menengah hingga rendah.

Pembagian 36 Klub Peserta Liga Champions 2024/2025

Juara UCL: 1
Juara UEL: 1
Liga Inggris: 4
Liga Spanyol: 4
Liga Jerman: 4
Liga Italia: 4
Liga Prancis: 3
Liga Belanda: 2
Liga Portugal: 1
Liga Belgia: 1
Liga Skotlandia: 1
Liga Austria: 1
European Performance Spots: