BEKASI.POJOKSATU.id - Di balik kembalinya sosok Vision dan Ultron, VisionQuest ternyata membawa satu benang merah cerita yang lebih dalam, yaitu tema besar seputar hubungan ayah dan anak. Head of Marvel Television, Brad Winderbaum, secara khusus mengungkapkan bahwa inti dari keseluruhan cerita serial ini berpusat pada bagaimana luka batin dan konflik yang tak terselesaikan bisa terus terwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Tema ini terasa relevan mengingat hubungan rumit yang selama ini melekat antara Vision dan Ultron. Meski secara teknis Ultron adalah sosok yang menciptakan tubuh yang kini ditempati Vision, keduanya justru tumbuh menjadi dua entitas dengan nilai dan pandangan hidup yang saling bertolak belakang.
Ultron memandang dunia lewat kacamata kehancuran dan pemusnahan sebagai solusi, sementara Vision tumbuh menjadi sosok yang justru menghargai kehidupan dan kemanusiaan, meski keduanya sama-sama lahir dari kecerdasan buatan.
Baca Juga: 12 Tahun Menghilang, Cyclops Versi James Marsden Kembali di Doomsday
Dinamika semacam ini turut diperkuat lewat sinopsis resmi yang diungkap pihak Marvel, yang menyebutkan bahwa Vision harus menghadapi kembali pengaruh Ultron dalam dirinya sendiri, sekaligus berusaha memecahkan misteri sosok pendamping muda yang mendampinginya sepanjang perjalanan, yang belakangan terungkap sebagai Tommy Maximoff, putra kandungnya bersama Wanda.
Kehadiran Tommy sebagai bagian dari cerita ini turut memperluas cakupan tema "fathers and sons" yang diusung serial ini, tidak hanya berhenti pada hubungan Vision dan Ultron semata, melainkan turut menyentuh sisi personal Vision sebagai seorang ayah yang harus menghadapi kenyataan memiliki keturunan, meski ia sendiri masih berusaha memahami jati dirinya yang baru usai kehilangan seluruh ingatan emosionalnya di akhir WandaVision.
Pendekatan tematik semacam ini sejalan dengan gaya penulisan showrunner Terry Matalas, yang sebelumnya juga dikenal lewat karyanya di Star Trek: Picard, yang kerap mengangkat isu personal mendalam seputar warisan, penebusan, serta hubungan antar generasi lewat balutan cerita fiksi ilmiah.
Baca Juga: Tom Holland Alami Gegar Otak Ringan Saat Syuting Spider-Man: Brand New Day
Dengan latar belakang tersebut, VisionQuest tampaknya berpotensi menghadirkan pendekatan cerita yang lebih personal dan reflektif, dibandingkan sekadar tontonan aksi biasa khas superhero pada umumnya.***



