BEKASI.POJOKSATU.id – Pasar properti premium di wilayah Kota Bekasi menunjukkan tren positif. Summarecon Bekasi pun percaya diri menargetkan penjualan 30 unit rumah supermewah di klaster Soultan Island sepanjang tahun ini.
Produk eksisting tersebut menjadi andalan pengembang dalam mendongkrak kinerja penjualan 2026, seiring semakin lengkapnya fasilitas kawasan yang memperkuat posisi Summarecon Bekasi sebagai kota mandiri.
Executive Director Summarecon Bekasi, Magdalena Juliati, mengatakan target penjualan dari klaster Soultan Island bisa mencapai sekitar Rp400 miliar.
“Tahun ini, pengembangan difokuskan pada klaster Soultan. Seiring naiknya kelas Summarecon Bekasi, kami juga ingin meningkatkan kualitas dan segmen huniannya,” ujar Magdalena dalam keterangannya, Selasa 3 Maret 2026.
Klaster Soultan Island sendiri telah mencatatkan penjualan 20 unit sejak pertama kali diperkenalkan. Meski demikian, pihak pengembang menilai minat pasar masih cukup besar.
“Antusiasme konsumen cukup tinggi. Memang belum semuanya berujung transaksi, tetapi kami melihat demand untuk hunian premium di kawasan terpadu terus tumbuh,” kata dia.
Klaster yang pertama kali soft launching pada 23 Juli 2025 itu dikembangkan di atas lahan seluas 8 hektare dengan total 110 unit rumah supermewah. Harga yang ditawarkan berkisar mulai Rp9,3 miliar hingga Rp29,5 miliar per unit.
Baca Juga : Perumahan Terbaik Serpong, Hunian Premium Incaran Para Investor
Summarecon memasarkan hunian ini secara bertahap selama dua tahun. Saat ini, sebanyak 20 unit telah memasuki tahap pembangunan dan ditargetkan mulai serah terima pada September 2027.
Soultan Island mengusung konsep hunian modern tropis yang dirancang eksklusif oleh arsitek internasional Thomas B. Elliot. Desain rumah juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi konsumen.
Terdapat tiga tipe yang ditawarkan, yakni tipe Yellow dengan luas tanah 300 meter persegi dan bangunan 374 meter persegi, tipe Green dengan luas tanah 350 meter persegi dan bangunan 419 meter persegi, serta tipe Blue dengan luas tanah 600 meter persegi dan bangunan 498 meter persegi.
Selain fokus pada klaster Soultan, Summarecon Bekasi juga menyiapkan peluncuran dua hingga tiga proyek baru tahun ini, baik hunian maupun komersial. Namun, manajemen belum merinci segmen harga yang akan disasar.
Baca Juga : 8 Olahraga Paling Populer di Indonesia 2026 Favorit Gen Z
Magdalena menegaskan, sejak awal kawasan ini memang dirancang sebagai kota metropolitan. Dalam 15 tahun pengembangannya, Summarecon Bekasi disebut telah menjadi benchmark pasar properti di Bekasi dan sekitarnya.
“Kami terus memperkuat kawasan agar benar-benar berkembang menjadi kota metropolitan. Bukan hanya hunian, tetapi juga pemenuhan kebutuhan masyarakat secara menyeluruh,” imbuh dia.
Saat ini, berbagai revitalisasi kawasan terus dilakukan, mulai dari penataan ulang boulevard utama, pembaruan lanskap dengan deretan pohon palem, hingga peremajaan infrastruktur seperti overlay jalan dan rencana pembaruan flyover.
“Prosesnya sudah berjalan sejak November tahun lalu dan akan berlanjut sepanjang tahun ini. Target tahap pertama selesai pertengahan tahun,” tandas Magdalena.***




