BEKASI.POJOKSATU.ID - Charles Xavier, atau lebih dikenal sebagai Professor X, menjadi salah satu karakter yang mengalami perjalanan pergantian aktor cukup unik sepanjang sejarah waralaba X-Men. Berbeda dari kebanyakan karakter superhero lain yang biasanya diperankan satu aktor secara konsisten, sosok Professor X justru bergantian antara dua aktor besar, bahkan saling melengkapi lewat perbedaan garis waktu cerita.

Patrick Stewart menjadi aktor pertama yang menghidupkan karakter ini, dimulai sejak trilogi X-Men pertama pada awal tahun 2000-an. Penampilannya sebagai sosok mentor bijaksana dengan wibawa besar membuat namanya identik dengan karakter Professor X selama bertahun-tahun. Setelah trilogi pertama rampung di X-Men: The Last Stand pada 2006, Stewart sempat absen sebelum akhirnya melanjutkan peran ini di sejumlah film berikutnya.

Pada 2011, Marvel dan Fox memutuskan menghadirkan versi lebih muda dari Charles Xavier lewat film X-Men: First Class, dengan James McAvoy dipercaya menggantikan posisi yang sebelumnya identik dengan Stewart.

Baca Juga: Setahun Lebih Sejak Rilis, KPop Demon Hunters Masih Bertahan di Top 5 Netflix

McAvoy sendiri sempat mengaku merasa tertekan menghadapi ekspektasi tinggi penonton, mengingat performa Stewart sebelumnya sudah sangat melekat di benak publik. Alih-alih meniru gaya Stewart, McAvoy memilih membangun interpretasi baru terhadap karakter ini, menampilkan sisi Xavier yang lebih muda, idealis, dan penuh ambisi sebelum akhirnya berkembang menjadi sosok pemimpin bijaksana yang dikenal penonton di trilogi awal.

Keunikan lain dari perjalanan karakter ini muncul ketika kedua aktor sempat tampil bersama dalam satu film yang sama, yaitu X-Men: Days of Future Past pada 2014, yang menggabungkan dua garis waktu berbeda sekaligus. Pertemuan ini menghadirkan momen langka di mana penonton bisa melihat dua versi Professor X, muda dan tua, berinteraksi dalam satu narasi utuh.

Stewart kemudian kembali membawakan versi seniornya lewat film Logan pada 2017, yang menampilkan sisi rapuh dan penuh gejolak emosi dari karakter tersebut di usia senjanya, sementara McAvoy terus melanjutkan perannya di trilogi prekuel lain seperti X-Men: Apocalypse dan Dark Phoenix.

Nama Patrick Stewart sempat kembali muncul secara mengejutkan lewat film Doctor Strange in the Multiverse of Madness pada 2022, memerankan versi Professor X dari semesta alternatif sebagai bagian dari kelompok Illuminati. Kini, sosok tersebut kembali hadir dalam Avengers: Doomsday, sementara James McAvoy hingga saat ini belum dikonfirmasi ikut kembali membawakan versi mudanya dalam proyek MCU terbaru ini.

Baca Juga: Ryan Gosling Resmi Jadi Ghost Rider, Ini Fakta-Fakta yang Perlu Diketahui

Perdebatan soal siapa yang tampil lebih baik sebagai Professor X, Stewart atau McAvoy, masih terus menjadi bahan diskusi hingga kini di kalangan penggemar. Namun, alih-alih saling menggantikan, kedua interpretasi ini justru dianggap saling melengkapi, menghadirkan gambaran utuh perjalanan hidup Charles Xavier, dari sosok muda yang penuh idealisme hingga menjadi mentor bijaksana yang dikenal luas oleh penonton lintas generasi.***