BEKASI.POJOKSATU.ID - Pemerintah Kabupaten Bekasi, melalui Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang), secara resmi meluncurkan program Ali Topan Bekasi (Aksi Peduli Stop Boros Pangan), sebagai bagian dari Gerakan Selamatkan Pangan. Inisiatif ini bertujuan untuk menekan pemborosan makanan sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
Pelaksana Tugas Kepala Disketapang, Iman Santoso, menyampaikan bahwa pelaksanaan program ini didukung dengan terbitnya Surat Edaran Bupati Bekasi Nomor: 500.1.2.3/S.E-38/DKP/2025. Surat tersebut menjadi dasar hukum untuk menggalakkan gerakan ini secara menyeluruh di Kabupaten Bekasi.
“Surat edaran ini akan kami gunakan untuk memperluas gerakan di seluruh kecamatan, dengan dukungan sosialisasi dari Diskominfosantik,” ujar Iman.
Baca Juga: Hei Pelaku Tabrak Lari di Cikedokan, Polisi Mencarimu
Ia menekankan bahwa Ali Topan Bekasi bukan hanya sekadar seremoni, tetapi merupakan langkah terstruktur dengan fokus pada edukasi masyarakat agar lebih bijak dalam mengelola konsumsi pangan.
Disketapang juga menggandeng Foodbank of Indonesia (FOI) Bekasi Raya dalam mendistribusikan makanan berlebih ke wilayah rawan pangan, demi memperkuat gizi masyarakat yang membutuhkan.
“Gerakan ini diharapkan bisa memberi dampak nyata, mulai dari penyelamatan pangan, peningkatan gizi, hingga mendorong keterlibatan aktif semua elemen masyarakat,” tambah Iman.
Baca Juga: Petugas Hapus Coretan di Tugu Bambu Taman Tol Becakayu
Melalui sinergi antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan komunitas, Pemkab Bekasi menunjukkan komitmennya dalam menghadapi tantangan pangan secara berkelanjutan dan m




