BEKASI.POJOKSATU.id – Sinergi Puspita mengajak 15 anak yatim dhuafa dari Pesantren Akhiruz Zaman, Rawalumbu, Kota Bekasi, mengikuti kegiatan edukasi di Pos Pemadam Kebakaran Rawalumbu. Kegiatan ini digelar untuk mengisi liburan sekolah sekaligus menyemarakkan bulan Muharram.
Melalui kegiatan tersebut, anak-anak dikenalkan dengan profesi pemadam kebakaran. Mereka juga mendapat pemahaman mengenai tugas dan peran petugas damkar dalam menangani berbagai kondisi darurat.
Setibanya di lokasi, anak-anak lebih dulu menerima makanan ringan. Setelah itu, mereka mengikuti sesi edukasi yang dipandu petugas pemadam kebakaran.
Dalam sesi tersebut, petugas menjelaskan sejumlah tugas pemadam kebakaran, mulai dari penanganan kebakaran hingga penyelamatan warga dalam situasi darurat. Anak-anak tampak antusias mendengarkan penjelasan yang disampaikan.
Kegiatan semakin meriah saat para peserta diberi kesempatan mengenakan seragam pemadam kebakaran. Mereka juga diajak berkeliling menggunakan mobil damkar dan bermain air menggunakan selang pemadam bersama petugas.
Selain mendapatkan edukasi, anak-anak turut menerima es krim dari petugas damkar. Setelah bermain air, mereka berganti pakaian, makan siang bersama, lalu menerima santunan sebagai penutup kegiatan.
Salah satu peserta, Rafa, mengaku senang bisa mengikuti kegiatan tersebut. Menurut dia, kegiatan itu membuat liburan sekolah menjadi lebih berkesan.
“Terima kasih Sinergi Puspita. Senang sekali, liburan sekolah jadi punya pengalaman yang berbeda dan menyenangkan,” kata Rafa.
Baca Juga : Witan Sulaeman Perpanjang Kontrak, Bertahan Bersama Persija Hingga Tiga Musim ke Depan
Ketua Yayasan Sinergi Puspita, Nia Adriani, mengapresiasi dukungan para donatur yang telah membantu terlaksananya kegiatan tersebut. Ia menyebut kegiatan ini menjadi salah satu cara memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak yatim dhuafa.
“Terima kasih kepada seluruh Sahabat Puspita yang telah berbagi sehingga adik-adik yatim dhuafa dapat menikmati pengalaman belajar yang menyenangkan di momen Muharram ini,” ujar Nia.
Nia berharap kegiatan itu dapat memberikan pengalaman baru bagi anak-anak. Selain itu, kegiatan edukasi tersebut diharapkan mampu menumbuhkan rasa percaya diri, keberanian, dan kepedulian terhadap profesi pemadam kebakaran.
Menurut dia, profesi pemadam kebakaran memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan masyarakat, terutama saat terjadi keadaan darurat.***




