BEKASI.POJOKSATU.ID - Pola masyarakat dalam menghabiskan waktu libur Lebaran mulai mengalami perubahan.

Jika sebelumnya Lebaran identik dengan berkumpul di rumah dan bersilaturahmi, kini banyak warga yang memilih menghabiskan waktu di pusat perbelanjaan atau mal.

Fenomena ini terlihat di salah satu mal di kawasan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, yang dipadati pengunjung pada Minggu 22 Maret 2026 malam.

Sejak sore hingga malam hari, warga datang bersama keluarga untuk menikmati berbagai fasilitas yang tersedia.

Baca Juga: Titik Rawan Macet Jadi Perhatian Serius, Dishub Bekasi Siaga Penuh Kawal Arus Balik Lebaran 2026

Mal kini tidak hanya menjadi tempat berbelanja, tetapi juga berfungsi sebagai pusat hiburan dan rekreasi keluarga.

Beragam pilihan kuliner, hiburan anak, hingga bioskop membuat masyarakat dapat menikmati banyak aktivitas dalam satu tempat.

Area kuliner menjadi salah satu lokasi yang paling ramai dikunjungi. Pengunjung tampak mengantre di berbagai gerai makanan cepat saji maupun restoran keluarga.

Selain itu, tempat hiburan seperti arena bermain anak dan bioskop juga dipenuhi oleh keluarga yang ingin menikmati suasana Lebaran di luar rumah.

Baca Juga: Plt Bupati Bekasi Ajak Warga Jadikan Idulfitri Momentum Bangun Daerah Lebih Maju dan Sejahtera

Salah satu pengunjung, Rani, mengaku sengaja memilih datang ke mal untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.

Menurutnya, suasana di luar rumah memberikan pengalaman berbeda dibanding hanya berkumpul di rumah.

“Kalau di rumah terus bosan, jadi sekalian makan di luar sama keluarga. Mumpung masih suasana Lebaran,” ujarnya.

Ia menilai, suasana ramai di dalam mal justru menambah semarak perayaan Lebaran tahun ini.

Meski harus menghadapi antrean panjang, hal tersebut tidak menjadi masalah karena yang terpenting adalah kebersamaan dengan keluarga.

Perubahan tren ini menunjukkan bahwa masyarakat kini cenderung mencari alternatif hiburan saat libur panjang, termasuk saat Lebaran.

Mal menjadi pilihan karena menawarkan kenyamanan serta berbagai fasilitas yang dapat dinikmati oleh semua kalangan usia.

Selain itu, faktor kemudahan akses dan kelengkapan fasilitas juga menjadi alasan utama masyarakat beralih dari aktivitas di rumah ke pusat perbelanjaan.

Baca Juga: One Way Lokal Diberlakukan di Tol Semarang–Kalikangkung, Antisipasi Arus Balik Lebaran

Dalam satu lokasi, pengunjung bisa makan, bermain, hingga menonton film tanpa harus berpindah tempat.

Fenomena ini sekaligus menandakan adanya pergeseran gaya hidup masyarakat urban yang semakin dinamis.

Libur Lebaran tidak lagi hanya diisi dengan kegiatan tradisional, tetapi juga dipadukan dengan aktivitas rekreasi modern.

Dengan tren tersebut, mal diprediksi akan terus menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat dalam menghabiskan waktu libur Lebaran di masa mendatang.***