BEKASI.POJOKSATU.id – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali mempertegas komitmennya dalam mendukung pendidikan nasional melalui peluncuran Beasiswa Jalur Prestasi (BJP). Program ini ditujukan bagi siswa-siswi berprestasi dari seluruh Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi namun terkendala biaya.
BJP memberikan potongan biaya kuliah antara 25 persen hingga 100 persen per semester, termasuk Sumbangan Sarana Pendidikan (SSP), dengan besaran yang menyesuaikan gelombang pendaftaran. Beasiswa ini terbuka untuk lulusan SMA/SMK/MA dengan prestasi akademik maupun non-akademik yang telah lolos seleksi masuk UBSI.
Co-Founder Yayasan BSI, Naba Aji Notoseputro, menegaskan bahwa BJP merupakan wujud keberpihakan UBSI kepada generasi muda berprestasi.
Baca Juga: Seminar Kemerdekaan Digital Universitas BSI: AI Bikin Pendidikan Gak Cuma Pintar, Tapi Juga Ganteng!
“Selain Beasiswa Jalur Undangan (Beasiswa Indonesia Cerdas), terdapat juga Beasiswa Jalur Prestasi dan Beasiswa Talenta Digital. Inisiatif ini mencerminkan tekad untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi siswa berprestasi di Indonesia yang mungkin terhambat oleh biaya kuliah yang mahal,” kata dia.
Naba menambahkan, program ini diharapkan mampu memperluas akses pendidikan tinggi, mendorong kompetisi sehat di kalangan pelajar, serta melahirkan generasi unggul secara akademik dan berintegritas.
“Beasiswa ini menjadi bagian dari solusi atas rendahnya angka partisipasi pendidikan tinggi di Indonesia,” tandasnya.
Baca Juga: Kadispora Apresiasi Penyelenggaraan BSI Flash
Ia juga menekankan bahwa BJP selaras dengan visi UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif yang tidak hanya fokus pada inovasi teknologi, tetapi juga pemberdayaan sumber daya manusia secara inklusif.
“UBSI bukan hanya kampus digital kreatif, tapi juga kampus yang punya nurani. Kami ingin dikenal bukan hanya karena teknologi dan inovasi, tapi karena keberpihakan kami terhadap anak-anak muda yang punya mimpi besar. Beasiswa Jalur Prestasi (BJP) adalah salah satu cara kami menjaga mimpi itu tetap hidup,” tutup Naba.***




