BEKASI.POJOKSATU.id - Grup musik indie asal Korea Selatan, Wave to Earth, resmi merilis album studio kedua mereka bertajuk "bad pieces" pada 7 Agustus 2026. Album ini menjadi rilisan penuh pertama sejak EP "play with earth! 0.03" pada 2024, sekaligus menandai babak baru bagi trio yang terdiri dari Kim Daniel, John Cha, dan Dong Q ini.
Sebelum perilisan penuh albumnya, Wave to Earth lebih dulu mengumumkan comeback mereka lewat single "heaven and hell" pada Mei 2026, usai hampir dua tahun tidak merilis karya baru. Single tersebut menghadirkan warna musik yang cukup berbeda dari karya-karya mereka sebelumnya, dengan sentuhan gitar akustik dan nuansa musik country yang lebih kental, menandakan arah eksplorasi baru yang mereka tempuh di album ini.
Nama "bad pieces" sendiri memiliki cerita menarik di baliknya. Judul ini terinspirasi dari tulisan "Bed Peace" yang terpampang di belakang John Lennon dan Yoko Ono, saat keduanya menggelar aksi protes damai bed-in menentang Perang Vietnam pada 1969.
Baca Juga: Doomsday Clock, Livestream Countdown Marvel yang Terus Menyala Selama Berbulan-Bulan
Lewat judul ini, Wave to Earth mengaku sengaja ingin bereksperimen lebih jauh dengan berbagai instrumen dan warna musik baru, dengan menyebut hasil karya di album ini terasa lebih dekat dengan esensi asli musik mereka dibandingkan karya-karya terdahulu.
Salah satu lagu andalan dalam album ini adalah "courage", yang turut dirilis lengkap dengan video musik bernuansa surealis. Lagu ini mengangkat tema konflik dan penyesalan dalam sebuah hubungan, disampaikan lewat lirik puitis khas Wave to Earth yang selama ini dikenal mampu menangkap sisi emosional manusia secara mendalam.
Perilisan album ini turut dibarengi dengan pengumuman tur dunia bertajuk "The Pieces Tour", yang akan dimulai pada 4 September 2026 di Vancouver, Kanada. Tur ini rencananya bakal menyambangi 21 kota di Amerika Utara, termasuk panggung bersejarah Radio City Music Hall di New York, sebelum berlanjut ke delapan kota di Asia pada November mendatang, mencakup negara-negara seperti Thailand, Hong Kong, Singapura, dan Jepang.
Baca Juga: Marvel Studios Rilis Video Special Look Avengers: Doomsday di Tengah Momentum D23
Kesuksesan Wave to Earth sendiri terus menanjak sejak bergabung dengan label WAVY pada 2022. Lagu andalan mereka, "seasons", bahkan telah menembus 500 juta stream di Spotify dengan lebih dari tujuh juta pendengar bulanan, menjadikan grup ini salah satu nama indie asal Korea Selatan dengan basis penggemar internasional yang terus berkembang pesat.



