BEKASI.POJOKSATU.id - Sebuah gudang pengepul limbah yang berada di Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, ludes dilalap si jago merah yang terjadi, Selasa, 3 September 2024.

Kebakaran tersebut terjadi juga akibat seorang bocah kecil yang bermain api.

"Jadi ada bocah ulyang masih berusia 3 tahun bermain korek api dan membakar lokasi tersebut," ujar Komandan Pleton III, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi, Jajang Susanto, saat dikonfirmasi pada Rabu, 4 September 2024.

Baca Juga: Faktor Human Error di Balik Kebakaran Pabrik Ban di Bantargebang

Jajang mengatakan kebakaran berawal api yang kecil, akan tetapi karena kondisi yang penas dan banyaknya barang-barang yang mudah terbakar, api dengan cepat merembet.

Beberapa orang harus menggunakan oksigen karena terlalu banyak menghirup asap karena kebakaran tersebut. Untungnya, tidak ada yang sampai meninggal dunia.

"Hanya dua orang nenek yang menghirup asap dan langsung ditangani oleh PMI," jelas Jajang.

Baca Juga: Kebakaran Landa Pabrik Ban di Bantargebang, Petugas Damkar Bersusah Payah

Kebakaran itu turut membuat 4 rumah warga terbakar karena api begitu besar dan mudah merembet.

"Rumahnya di samping gudang limbah, ada sekitar 3 atau 4 bangunan yang terbakar karena rumahnya menyambung dan menggunakan kayu di bagian atas," ucap dia.

Jajang juga membeberkan ada kendala dalam proses pemadaman karena petugas kesulitan untuk mencari sumber air dan juga bangunan semi permanen.

"Mungkin karena sekarang lagi musim panas dan sumber air juga jauh, susah," kata Jajang.

Membutuhkan waktu kurang lebih dari 12 jam petugas berhasil memadamkan api di lokasi kebakaran. Sementara itu, empat untuk mobil harus diterjunkan ke lokasi.***