BEKASI.POJOKSATU.ID - Sebuah pohon bambu yang berada di aliran Kali Sadang, tepatnya di RT 07 RW 09, Perumahan Mustika Gandaria, Desa Ciledug, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, dilaporkan roboh ke aliran kali usai hujan deras yang terjadi pada Senin malam, 7 Juli 2025.
Kepala Desa Ciledug, Iing Solihin, mengungkapkan bahwa keberadaan pohon bambu yang tumbang itu berpotensi menghambat aliran air Kali Sadang dan menyebabkan banjir di wilayah sekitar, khususnya Perumahan Mustika Gandaria.
"Semalam terjadi hujan deras, ada pohon bambu tumbang ke aliran Kali Sadang. Saya sebagai Kepala Desa berharap Pemerintah Kabupaten Bekasi segera membantu dengan membangun turap," ujar Iing saat meninjau lokasi, Selasa, 8 Juli 2025.
Baca Juga: Kepala Desa Ciledug Tinjau Lokasi Banjir, Minta Alat Berat untuk Angkat Pohon Bambu
Menurutnya, kondisi di sepanjang aliran Kali Sadang saat ini belum memiliki turap dan hanya dibatasi oleh tanah, sehingga rawan longsor dan limpasan air saat debit meningkat. Ia menekankan pentingnya pembangunan turap sebagai solusi permanen pencegahan banjir, termasuk di kawasan Griya Setu Permai (GSP) yang juga terdampak.
"Air masih sangat deras. Kita juga akan melakukan gotong royong untuk membersihkan sampah-sampah yang menyangkut di aliran kali," tambahnya.
Sebagai langkah awal penanganan, Pemerintah Desa Ciledug berencana meminjam alat berat untuk mengangkat pohon bambu yang roboh dan memperlancar aliran air.
Baca Juga: Akses Satu Arah Diterapkan di Jalan Asem Menuju Kantor Desa Ciledug untuk Atasi Kemacetan
"Kita akan segera melakukan peminjaman alat berat. Mudah-mudahan bisa segera terlaksana. Karena saat ini air masih banyak, kami akan fokus membersihkan sampah-sampah yang menyumbat aliran," tutup Iing.***




