BEKASI.POJOKSATU.id - Angin puting beliung yang melanda Desa Tamansari, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, pada Selasa, 2 Desember 2025, menyebabkan 28 rumah warga mengalami kerusakan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, menjelaskan bahwa dari total rumah terdampak, 16 unit mengalami kerusakan sedang dan 12 lainnya rusak berat. Kerusakan paling dominan terjadi pada bagian atap yang terangkat dan terlempar akibat kuatnya terjangan angin.

“Beberapa atap rumah berterbangan, bahkan sebagian dinding rumah warga ikut retak,” ujar Dodi saat dikonfirmasi pada Rabu, 3 Desember 2025.

Peristiwa ini berdampak pada 28 kepala keluarga atau 112 jiwa. Dari jumlah tersebut, 12 KK dengan total 48 jiwa terpaksa mengungsi ke rumah keluarga atau kerabat karena kondisi rumah mereka tidak lagi layak huni.

Baca Juga: Desa Kertarahayu Buka Stan Pelayanan dan UMKM Khas di Botram

BPBD menyatakan bahwa warga tidak mendirikan posko pengungsian dan memilih berlindung di tempat yang dianggap lebih aman.

“Kondisi rumah yang rusak berat membuat warga harus mengungsi ke rumah tetangga atau saudaranya,” kata Dodi.

BPBD memastikan tidak ada bangunan fasilitas umum, sekolah, atau perkantoran yang terdampak. Kerusakan hanya terjadi pada rumah warga dengan ukuran bangunan rata-rata 6 x 10 meter.

Meski demikian, petugas tetap melakukan pengecekan untuk memastikan tidak ada struktur lain yang berpotensi membahayakan lingkungan sekitar.

Baca Juga: 13 Motor Ditabrak Truk Molen di Ciksel, Polisi Pastikan Tidak Ada Korban

Setelah menerima laporan, BPBD Kabupaten Bekasi segera menyalurkan bantuan darurat berupa air mineral, terpal BNPB, paket sembako, gerobak dorong, peralatan kebersihan, dan matras yang bersumber dari APBD.

“Bantuan ini bersifat sementara untuk mengurangi beban warga sebelum penanganan perbaikan rumah dilakukan,” jelas Dodi.

Aparat kecamatan, desa, Babinsa, Bimaspol, serta unsur RT/RW juga turun langsung membantu warga membersihkan puing bangunan dan memasang penutup atap sementara guna mencegah kerusakan tambahan jika hujan turun kembali.***