Pojokbekasi.com - Ribuan warga di lima desa di Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi terdampak banjir rob. Banjir akibat air laut pasang itu merendam permukiman warga hingga ketinggian lebih dari satu meter.
Banjir rob yang melanda pesisir Kabupaten Bekasi itu terjadi sejak Jumat (13/12/2024) hingga hari ini. Genangan air laut di wilayah tersebut juga memutus akses jalan dan melumpuhkan roda perekonomian warga setempat.
Ada lima dari enam desa yang terendam banjir rob di Muaragembong yakni, Desa Pantai Sederhana, Pantai Bakti, Pantai Bahagia, Pantai Harapanjaya dan Pantai Mekar. Sementara satu desa yang tidak terdampak rob yakni Desa Jayasakti.
"Desa Jayasakti tidak terkena rob karena tidak berada dalam garis pantai," kata Sekretaris Desa Pantai Bahagia, Ahmad Qurtubi, Senin (16/12/2024).
Banjir rob yang disebabkan air laut pasang itu membuat aktivitas dan roda perekonomian warga lumpuh. Karena, akses jalan penghubung dan jalan utama terendam air hingga ketinggian 60 sentimeter.
"Semakin meluas, abrasi dan rob, akses jalan tidak bisa dilewati, jalan utama aja ada yang terendam rob sampai 60 sentimeter," kata Qurtubi.
Qurtubi mengatakan, banjir rob tahun ini menjadi yang terparah dibanding tahun-tahun sebelumnya. Karena saat ini ketinggian air di dalam rumah warga ada yang sudah mencapai 120 sentimeter.
"Di Desa Pantai Bahagia ada 32 RT dan seluruhnya terendam rob, ketinggian air di dalam rumah warga ada yang sudah sampai 120 sentimeter," ucapnya.
Warga setempat, lanjut Qurtubi, membutuhkan bantuan seperti obat-obatan dan kebutuhan lainnya. Karena saat ini sudah banyak warga yang terdampak rob mengalami sakit seperti diare dan gatal-gatal.
"Rumah juga sudah terendam, udah ada juga yang sakit diare dan gatal-gatal, kita butuh obat-obatan," ungkapnya.(*)



