BEKASI.POJOKSATU.id - Kepala Desa Cijengkol Terpilih, A. Saepuloh meminta para pendukung dan simpatisannya tidak melakukan tindakan yang dapat memicu perpecahan di tengah masyarakat.

Ia menekankan agar pendukungnya tidak bersikap arogan maupun mencari persoalan yang dapat menimbulkan konflik setelah pelaksanaan Pilkades.

“Selalu berpesan kepada seluruh pendukung atau simpatisan, tidak boleh kita arogan atau tidak boleh kita mencari hal-hal yang sekiranya tidak diinginkan oleh masyarakat, sehingga ada perpecahan,” katanya.

Menurut Saepuloh, apabila nantinya dirinya kembali terpilih sebagai kepala desa, tidak boleh ada lagi pembagian kelompok berdasarkan pilihan dalam Pilkades.

Baca Juga: Pilkades Cijengkol: Unggul Telak 70 Persen Suara, A. Saepuloh Dominasi Kemenangan di 24 TPS

“Ya, saya tekankan sekali kepada seluruh pendukung saya atau simpatisan saya, karena bagaimanapun setelah menjadi atau terpilih, itu tidak ada lagi antara kelompok A dan kelompok B,” ujarnya.

“Yang jelas itu semua adalah warga masyarakat Desa Cijengkol yang harus diayomi oleh, sebagai pemangku jabatan atau sebagai kepala desa, gitu,” lanjut Saepuloh.

Ia berharap persatuan masyarakat dapat menjadi modal untuk melanjutkan pembangunan di Desa Cijengkol.

“Jadi artinya tidak ada perbedaan yang tadinya kelompok A ataupun B, gitu. Ya, mudah-mudahan dengan bersatunya, sehingga kita bisa melaksanakan pembangunan dengan baik,” katanya.

Baca Juga: Pilkades Serentak 2026 Berjalan Damai, Kapolres Metro Bekasi: Kalah Menang Tetap Saudara

Saepuloh juga menyebut masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan di Desa Cijengkol. Ia berharap sumber daya manusia yang selama ini telah dibina dapat menjadi bagian dari program pembangunan berkelanjutan.

“Cijengkol masih banyak PR yang belum diselesaikan ke depan. Dan Cijengkol, alhamdulillah, dengan sumber daya manusia yang udah kita bina, udah kita bimbing, ini betul-betul menjadi suatu program yang berkelanjutan,” demikian kata dia.***