BEKASI.POJOKSATU.ID - Seorang pria di Perumahan Citaville, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, diduga sakit hingga pingsan seorang diri di dalam rumahnya.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu 31 Desember 2025 dan langsung ditangani aparat kepolisian setelah mendapat laporan melalui layanan darurat call center 110.
Dari video yang beredar, tampak polisi mendatangi rumah korban usai menerima laporan dari pihak keluarga.
Korban diketahui tinggal seorang diri dan tidak merespons saat dihubungi, sehingga keluarganya meminta bantuan kepolisian untuk melakukan pengecekan ke lokasi.
Baca Juga: Hujan Diprediksi Guyur Bekasi Seharian, Warga Diimbau Waspada Aktivitas Jumat Ini
Petugas yang tiba di lokasi mendapati pintu rumah dalam kondisi terkunci dari dalam.
Demi menyelamatkan korban, polisi akhirnya mengambil tindakan dengan mendobrak pintu rumah.
Setelah berhasil masuk, petugas menemukan korban dalam kondisi terbaring pingsan di kamar.
“Kami izin menjemput, Bu, saudara Ibu ya,” ujar salah seorang petugas kepada pihak keluarga korban dalam rekaman video tersebut.
Baca Juga: Video Viral KSPI Ungkap Kekecewaan pada KDM, Ini Isi Lengkapnya
“Iya, iya. Jadi saya sekarang ini disambung terus teleponnya ya, Pak,” jawab saudara korban yang terus berkomunikasi dengan petugas selama proses evakuasi berlangsung.
Menindaklanjuti laporan tersebut, operator 110 bersama personel Bag Ops Polres Metro Bekasi bergerak cepat menuju lokasi.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban mengalami gangguan pernapasan atau sesak napas sehingga tidak mampu membuka pintu rumah sendiri.
“Petugas kemudian melakukan tindakan cepat dengan membawa korban ke Rumah Sakit Permata Keluarga untuk mendapatkan penanganan medis,” demikian keterangan yang disampaikan melalui unggahan Instagram resmi @humaspolresmetrobekasi.
Korban berhasil dievakuasi dan langsung mendapatkan perawatan intensif dari pihak rumah sakit.
Hingga saat ini, kondisi korban disebut telah berada dalam penanganan tenaga medis, sementara pihak keluarga mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan kepolisian.
Baca Juga: IMTA Terbelah Pusat dan Daerah, Bekasi Terancam Kehilangan PAD Rp30 Miliar
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya keberadaan layanan darurat 110 yang dapat diakses masyarakat kapan pun saat menghadapi kondisi darurat.
Respons cepat aparat kepolisian dinilai berperan besar dalam menyelamatkan nyawa korban yang berada dalam kondisi kritis dan terkunci seorang diri di rumah.
Polres Metro Bekasi juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu menghubungi layanan kepolisian apabila menemukan situasi darurat di lingkungan sekitar, terutama yang berkaitan dengan keselamatan jiwa.***




