BEKASI.POJOKSATU.id - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) akan menyediakan layanan angkutan umum massal bersama pemerintah Kabupaten Bekasi dengan skema buy the service (BTS).

Layanan berbasis BTS yang akan mengaspal di wilayah Kabupaten Bekasi ini nantinya akan diberi nama Trans Wibawamukti.

Berdasarkan informasi yang diterima bekasi.pojoksatu.id, layanan Biskita rencananya akan mulai beroperasi pada bulan Desember 2024 mendatang.

Pelaksana Tugas Kepala BPTJ Kemenhub RI, Suharto, menerangkan, BPTJ mengarahkan agar Pemkab Bekasi menyiapkan sarana prasarananya, termasuk mendorong pengaturan pembatasan penggunaan kendaraan pribadi.

"Dengan adanya layanan ini, pasti banyak peminat karena harganya sangat terjangkau daripada menggunakan kendaraan pribadi," ucap Suharto, Jumat, 11 Oktober 2024.

 Baca Juga: Biskita Trans Wibawamukti Akan Layani Satu Koridor dalam Masa Uji Coba

Dia mengatakan, bus tersebut akan dilengkapi aplikasi yang dapat didownload oleh masyarakat. Lewat aplikasi tersebut, masyarakat bisa mengecek posisi armada.

“Dari sana kita bisa mengecek armada ini sudah sampai mana, tujuan ke mana, dan semuanya bisa diakses oleh masyarakat,” jelas dia.

Penjabat (PJ) Bupati Bekasi, Dedy Supriyadi, mengaku, bahwa Kabupeten Bekasi menjadi wilayah yang difasilitasi Pemerintah pusat untuk pengadaan layanan transportasi publik dengan mekanisme BTS.

"Tentunya kami mengucapkan terima kasih kepada Kemenhub RI melalui BPTJ. Kami tentunya siap menyukseskan layanan Buy The Service ini,” ujar dia.

 Baca Juga: Biskita Trans Wibawamukti Akan Layani Masyarakat Kabupaten Bekasi Tahun Ini

Dedy berharap dengan adanya Biskita Trans Wibawamukti ini bisa mengurangi kemacetan yang kerap terjadi di wilayah Kabupaten Bekasi.

“Untuk sistem pembayarannya sudah cashsless (non tunai), kemudian tarifnya berlaku selama 90 menit. Jadi meskipun dari berbagai titik pemberhentian hanya sekali bayar, ini menjadi satu keuntungan,” jelasnya.

Untuk tahap awal, Biskita Trans Wibawamukti akan melayani satu koridor saja mulai dari Perumahan Cinity (GCC) – Stasiun Cikarang – Terminal Cikarang – Pasar Induk Cibitung – Pasar Tambun dan LRT Jatimulya.

“Untuk tahap awal kita masih satu koridor. Nanti mudah-mudahan bisa menyentuh juga wilayah terjauh dari pusat pemerintahan seperti di Kecamatan Muaragembong dan sebagainya,” kata dia. ***