BEKASI.POJOKSATU.id – Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kertarahayu, Dedi, berharap program Dandan Rumah Warga tetap dilanjutkan oleh pemerintahan desa berikutnya. Menurutnya, kebutuhan masyarakat terhadap bantuan renovasi rumah masih cukup tinggi.

Dedi mengatakan program tersebut layak dipertahankan karena terbukti membantu warga yang tidak mampu memperbaiki rumahnya secara mandiri.

"Saya berharap program ini terus berlanjut, bahkan kalau bisa ditingkatkan lagi kuotanya. Saat ini memang baru dua rumah yang dianggarkan," katanya saat meninjau pelaksanaan program Dandan Rumah Warga, Minggu, 5 Juli 2026.

Baca Juga: BPD Kertarahayu Apresiasi Program Dandan Rumah, Dinilai Tepat Sasaran bagi Warga

Ia menjelaskan, berdasarkan data yang diperoleh dari petugas di lapangan, masih banyak rumah tidak layak huni di Desa Kertarahayu yang membutuhkan bantuan.

"Kalau melihat data dari para petugas di lapangan, masih banyak rumah tidak layak huni di Desa Kertarahayu yang membutuhkan sentuhan langsung dari program pemerintah desa," ujarnya.

Menurut Dedi, meski terdapat program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dari pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten, pemerintah desa tetap perlu menghadirkan inovasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Baca Juga: 11 Titik di Kabupaten Bekasi Mulai Kekeringan Akibat Kemarau

"Memang ada juga program rumah tidak layak huni (Rutilahu) dari Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten. Namun desa juga harus memiliki inovasi sendiri untuk mengatasi persoalan tersebut," ucapnya.

Ia berharap pemerintah desa mendatang tetap menjadikan program perbaikan rumah warga sebagai salah satu prioritas pembangunan desa.***