BEKASI.POJOKSATU.ID - Perumda Tirta Bhagasasi Kabupaten Bekasi terus berupaya memperkuat soliditas internal perusahaan dengan menghadirkan program-program inovatif yang berfungsi sebagai sarana komunikasi antarpegawai.

Dua program yang kini rutin dijalankan, yakni Selamat Pagi Air dan Secangkir Kopi Pahit, menjadi wadah dialog terbuka untuk membahas persoalan teknis sekaligus meningkatkan kebersamaan di lingkungan kerja.

Direktur Teknik Perumda Tirta Bhagasasi, Rika Nursantika, mengatakan kedua program tersebut dirancang untuk menjembatani komunikasi antara manajemen dan pegawai, khususnya di bidang teknis.

Baca Juga: Banjir Bekasi Memakan Korban Jiwa, Remaja 19 Tahun Tenggelam di Bojongsari

Program ini melibatkan pegawai dari kantor pusat, kantor cabang, hingga cabang pembantu yang selama ini memiliki tantangan dan persoalan lapangan berbeda-beda.

"Program sudah dijalankan. Ini menjadi wadah komunikasi dengan pegawai di kantor cabang maupun cabang pembantu, khususnya di pelayanan teknis," ujar Rika.

Melalui Selamat Pagi Air, jajaran teknis dapat menyampaikan laporan kondisi lapangan, kendala distribusi, hingga persoalan instalasi pengolahan air secara langsung kepada manajemen.

Baca Juga: Arus Balik Libur Isra Miraj 2026 Dominasi Ruas Jalan Layang MBZ Menuju Jakarta

Sementara Secangkir Kopi Pahit dikemas lebih santai, namun tetap fokus pada diskusi substansi, terutama untuk mengurai persoalan teknis yang membutuhkan solusi cepat dan tepat.

Rika menjelaskan, pendekatan komunikasi yang lebih terbuka ini dinilai efektif karena memberi ruang bagi pegawai untuk menyampaikan keluhan, ide, maupun inovasi tanpa sekat birokrasi yang kaku.

Dari diskusi tersebut, manajemen dapat memahami kondisi riil di lapangan dan segera mengambil langkah perbaikan.

Baca Juga: Partai Buruh Kawal Janji Kampanye Asep Surya Atmaja Selama Menjabat Plt Bupati Bekasi

"Melalui program ini, kami bisa mengetahui berbagai persoalan teknis yang dihadapi perusahaan dan mencari solusi terbaik secara bersama-sama," katanya.

Tak hanya soal teknis, program ini juga menjadi sarana memperkuat rasa memiliki terhadap perusahaan.

Pegawai diajak untuk lebih aktif berkontribusi, menyampaikan gagasan, serta terlibat dalam proses pengambilan keputusan yang berkaitan langsung dengan pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Direktur Utama Perumda Tirta Bhagasasi, Reza Lutfi Hasan, sebelumnya menekankan bahwa tahun 2026 merupakan momentum soliditas setelah perusahaan melewati berbagai dinamika sepanjang 2025.

Ia menilai komunikasi internal yang sehat menjadi kunci untuk membangun kembali kepercayaan dan meningkatkan kinerja perusahaan.

Baca Juga: Desa Sukaraya Raih Anugerah Sri Gapura Baduga, Terbaik di Jawa Barat 2025

"Tanamkan dalam benak masing-masing bahwa Perumda Tirta Bhagasasi adalah yang paling utama. Kemajuan perusahaan menjadi PR utama yang harus diselesaikan," ujar Reza.

Melalui Selamat Pagi Air dan Secangkir Kopi Pahit, manajemen berharap seluruh pegawai, khususnya di sektor teknis, dapat bergerak dalam satu visi dan misi.

Dengan komunikasi yang kuat dan solusi yang lahir dari diskusi bersama, Tirta Bhagasasi optimistis mampu meningkatkan kualitas pelayanan air bersih sekaligus memperkuat fondasi perusahaan ke depan.***