BEKASI.POJOKSATU.id - Lapak barang bekas di Kampung Kalijeruk RT 3 RW 3, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat Kabupaten Bekasi, mengalami kebakaran.
Kebakaran terjadi pada Rabu (13 Maret 2024) malam dan api baru dipadamkan Kamis (14 Maret 2023) dini hari. Sambaran petir menjadi pemicu terjadinya kebakaran ini.
Kebakaran yang didominasi oleh barang bekas berbahan karet dan plastik itu sempat membuat para pekerja di lapak tersebut panik karena api terus meluas dan merambat ke barang-barang yang mudah terbakar.
Baca Juga: Tabung Gas Bocor Akibatkan Tempat Laundry di Bintara Kebakaran
Ketua RT 3 Mahfud (36 tahun) menjelaskan sekitar pukul 22.00 WIB saat hujan mengguyur pemukiman warga petir menyambar sebuah pohon kelapa di sekitar area lapak barang bekas tersebut.
Percikan api muncul dari batang pohon kelapa yang mengering, kemudian menimpa tumpukan barang-barang bekas yang mudah terbakar.
“Dari keterangan pekerja itu, awalnya pohon kelapa tersambar petir pas hujan terus ada apinya langsung merambat ke limbah plastik,” kata Mahfud kepasa radarbekasi.id (grup pojoksatu.id), Kamis, 14 Maret 2024.
Baca Juga: Ternyata, Korsleting Jadi Penyebab Kebakaran Lapak Limbah Plastik di Rawa Bebek
Upaya warga yang berusaha memadamkan api dengan alat seadanya itu tak berhasil, karena api semakin menjalar akibat material mudah terbakar.
Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi mengerahkan lima unit mobil dengan belasan personil dikerahkan untuk memadamkan api.
“Dari warga sekitar sempat ada pemadaman awal karena arus listriknya masih ada jadi tidak bisa untuk pemadaman menggunakan air,” ujar Komandan Regu 1 Damkar Kabupaten Bekasi, Hoiru Syahrial.
Akses jalan yang sempit menuju lokasi kebakaran menjadi kendala bagi para petugas pemadam. Mereka harus menggunakan kendaraan kecil untuk mencapai lokasi.
Baca Juga: Belasan Mobil Damkar Dikerahkan ke Lokasi Kebakaran di Rawabebek
Selain itu, pihak pemadam juga harus menggunakan busa foam untuk memadamkan api yang membakar material plastik dan karet agar cepat padam.
“untuk rumah warga seperti yang terlihat di belakang satu rumah yang terkena imbas dari kebakaran ini,” tambah Hoiru.
Petugas butuh waktu enam jam sampai api benae-benar padam. Tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran yang menghanguskan lapak barang bekas dan satu unit rumah warga tersebut. Namun, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.***




