BEKASI.POJOKSATU.id - Tahun ini Pemerintah Desa Kertarahayu di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, merintis penanaman buah-buahan dalam program ketahanan pangan desa.

Buah yang dipilih adalah melon golden yang cukup populer di Indonesia. Penanaman melon ini menggunakan metode hidroponik.

Kepala Desa Kertarahayu, Rudi Catur Pribadi, mengatakan pemerintah desa menggandeng penyuluh dari Badan Penyuluh Pertanian (BPP) sebagai penyuluh dan juga Kelompok Tani (Poktan) Kertamukti sebagai pengelola.

Baca Juga: Meriah Banget, Ini Rangkaian Acara HUT RI di Desa Kertarahayu

"Ide awalnya dilihat di kita ini Setu, melon bukan dari Setu, kenapa kita tidak bisa produksi sendiri. Kita ada BPP Setu, koordinasi dengan kami, sanggup, langsung kita siapkan anggaran. Diurus kelompok tani," ucap Rudi saat penanaman bibit secara simbolis.

Green house yang digunakan untuk menanam melon tersebut seluas 6 x 21 meter persegi. Di dalam pipa yang sudah disiapkan, ada 625 lubang untuk menanam bibit melon.

"Pengelolaan kami serahkan ke kelompok tani. Kita evaluasi, efektif atau tidak. Kalau bagus, misalkan dari poktan bisa dari melon dicoba buah lain, bisa kami terus akomodasi sepanjang ketahanan pangan masih ada anggaran dan regulasinya," kata dia.

Baca Juga: Persiapan Pemerintah Desa Kertarahayu Jelang Hari Kemerdekaan

Dia berharap melon yang ditanam di green house ini dapat panen sesuai dengan masa tanam.***