BEKASI.POJOKSATU.id - Selain cabai, komoditas bawang merah juga sempat mengalami kenaikan harga pada awal Ramadan akibat peningkatan kebutuhan rumah tangga dan pelaku usaha kuliner.
Menurut Abdul Rahman, harga bawang merah awalnya berada di kisaran Rp24 ribu per kilogram, lalu naik setelah dua hingga tiga hari puasa.
“Awal Ramadan bawang merah di kisaran Rp24 ribu per kilogram, lalu setelah dua sampai tiga hari puasa naik hingga menyentuh Rp30 ribuan, dan sekarang sudah mulai ada penurunan karena pasokan kembali normal,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, suplai bawang merah berasal dari sejumlah sentra produksi seperti Brebes dan Madura. Ketika distribusi berjalan lancar dan kondisi cuaca mendukung, harga di pasar induk maupun tingkat pengecer menjadi lebih stabil.
Baca Juga: Harga Cabai Merah Sempat Tembus Rp90 Ribu, Kini Mulai Turun di Pasar Induk Cibitung
“Pasokan bawang itu dari Brebes dan Madura, jadi ketika kiriman lancar dan cuaca mendukung, harga di pasar juga bisa lebih stabil dan tidak terlalu tinggi seperti di awal puasa,” tuturnya.
Untuk komoditas kol, harga di tingkat bandar berada di kisaran Rp6 ribu per kilogram dan di tingkat pengecer mencapai Rp9 ribu hingga Rp10 ribu, tergantung biaya distribusi serta margin pedagang.
“Kalau kol dari bandar sekitar Rp6 ribuan, nanti di pengecer bisa Rp9 ribu atau Rp10 ribu karena ada biaya angkut dan keuntungan pedagang,” katanya.
Ia menambahkan, faktor cuaca—terutama di wilayah pegunungan—menjadi variabel penting dalam menentukan volume dan kualitas panen.
“Kalau cuaca sering hujan di daerah pegunungan, hasil panen berkurang dan kualitasnya menurun sehingga harga di pasar ikut terdorong naik karena barang yang bagus jumlahnya terbatas,” jelasnya.
Baca Juga: Kultum Ramadan 1447 H di Masjid Agung Nurul Hikmah Digelar Setiap Rabu, Hadirkan Ulama Bekasi
Menjelang Idulfitri, ia memprediksi harga berpotensi kembali menyesuaikan apabila kondisi cuaca terus membaik dan arus distribusi tetap lancar.
“Insya Allah kalau cuaca terus membaik dan pasokan lancar, kemungkinan menjelang Idulfitri ada penurunan harga lagi sehingga masyarakat bisa berbelanja dengan harga yang lebih terjangkau,” demikian kata dia.***




