BEKASI.POJOKSATU.id - Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan, dan Perikanan (DKPPP) Kota Bekasi menerima 200 vaksin dari provinsi Jawa Barat untuk menekan penyebaran wabah Penyakit Kuku dan Mulut (PMK).

Ada dua hewan yang diduga terjangkit penyakit PMK di Kota Bekasi. Kedua hewan yang ditemukan yakni di wilayah Jatiasih dan juga Jatisampurna.

Kepala DKPPP Kota Bekasi, Herbert Panjaitan, menjelaskan melakukan vaksin terhadap hewan agar tidak ditemukan kembali penyakit PMK.

Baca Juga: 2 Sapi di Kota Bekasi Terjangkit PMK, Ini Tindakan DKPPP

"Hari ini saya sudah panggil Bidang Peternakan, sehingga kita jadwalkan pelaksanaan vaksinasi. Besok bisa bergerak sampai minggu depan menggunakan vaksin yang 200 ini,” jelas Herbert, saat dihubungi Pojokbekasicom, Selasa, 21 Januari 2025.

Tidak hanya pemberian vaksin, kata Herbert, pihaknya akan melakukan pengecekan hewan-hewan yang ada di Kota Bekasi.

"Pemeriksaan kesehatan hewan secara rutin, melakukan pengawasan keamanan pangan di pasar, serta berkoordinasi dengan pemerintah provinsi terkait dengan lalu lintas hewan ternak," ucap dia.

Salah satu sapi terjangkit PMK mati dan satu lainnya disembelih dikarenakan sakit.

"Saat ini sampel hewan tersebut tengah dilakukan pemeriksaan laboratorium," demikian kata dia.***