BEKASI.POJOKSATU.id – Pemerintah Desa Ciledug, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, memprioritaskan pencegahan banjir sebagai program utama pembangunan tahun 2026. Upaya tersebut difokuskan pada kawasan perumahan yang kerap terdampak genangan saat curah hujan tinggi.
Kepala Desa Ciledug, Iing Solihin, menyampaikan hal itu saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Setu, Rabu, 4 Februari 2026.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan tanggul penahan tanah (TPT) Kali Sadang menjadi usulan utama dalam forum tersebut.
Menurut Iing, pembangunan TPT Kali Sadang belum dilakukan secara maksimal sehingga perlu dikerjakan secara menyeluruh untuk mengurangi risiko banjir. Usulan tersebut juga terus diajukan sebagai prioritas dalam setiap Musrenbang.
Baca Juga: Pemdes Tamansari Prioritaskan Perbaikan Infrastruktur Jalan dalam Musrenbang Kecamatan Setu 2026
“Kami fokus pada pencegahan banjir karena infrastruktur jalan sudah dalam kondisi baik dan hampir rampung. Penanganan banjir di perumahan kini menjadi prioritas utama,” ujarnya.
Ia menambahkan, Desa Ciledug saat ini telah memiliki dua kolam retensi atau polder air di kawasan perumahan yang terbukti efektif menekan potensi genangan. Selain itu, pihak desa juga mengusulkan pembangunan satu polder tambahan di wilayah GBP 2.
“Polder sangat membantu pencegahan banjir. Saat ini sudah ada di GSP 1 dan GSP 3, dan kami mengusulkan tambahan di GBP 2,” kata Iing.
Sementara itu, kondisi infrastruktur jalan di Desa Ciledug dinilai sudah memadai. Sekitar 95 persen jalan desa telah dalam kondisi baik dan mulus, sehingga pemerintah desa kini mengalihkan fokus pembangunan pada program pencegahan banjir guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan warga.***




