BEKASI.POJOKSATU.id - Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Kabupaten Bekasi masa bakti 2025–2028 resmi dilantik dan bertekad memperkuat sinergi ekonomi daerah melalui kolaborasi lintas sektor.

Ketua Umum BPC HIPMI Bekasi, Alvin Ramsan, menegaskan bahwa
tagline “Babarengan Jadi Hiji” menjadi semangat dasar kepengurusan baru.

“Pelantikan ini menandai awal langkah kami untuk bekerja maksimal dan memperkuat kerja sama antara pemerintah, industri, dan pelaku usaha,” ujar Alvin dalam acara pelantikan di Hotel Swiss-Belinn Jababeka, Cikarang Utara, Minggu, 9 November 2025.

Alvin menjelaskan, terdapat 60 pengurus dan 12 ketua bidang yang akan mengeksekusi program strategis sejalan dengan arah kebijakan pemerintah daerah. HIPMI Bekasi juga telah melakukan audiensi dengan berbagai dinas, seperti Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perindustrian, dan Dinas Tenaga Kerja.

Baca Juga: Pemkab Bekasi Dorong HIPMI Jadi Motor Penggerak Ekonomi Daerah

“Kami ingin menjadi mitra strategis pemerintah. Program kerja akan menyesuaikan arah kebijakan daerah, namun tetap membuka peluang kerja sama dengan kementerian dan lembaga pusat,” jelasnya.

Selain itu, HIPMI Bekasi berkomitmen memperkuat daya saing UMKM lokal agar siap menghadapi ekosistem industri modern. “UMKM perlu edukasi agar mampu masuk ke rantai industri yang profesional. Kami siap bantu mereka menghadapi tantangan itu,” tambah Alvin.

Di sisi lain, Ketua Umum BPD HIPMI Jawa Barat, Radityo Egi Pratama, menilai Bekasi memiliki potensi ekonomi luar biasa sebagai pusat investasi dan industri.

Baca Juga: Pemdes Ciledug Gencarkan Penanaman Pohon untuk Cegah Banjir dan Jaga Keseimbangan Lingkungan

Ia mendorong HIPMI Kabupaten Bekasi untuk menjadi akselerator ekonomi dengan fokus pada tiga hal: pertumbuhan ekonomi inklusif, transformasi industri 4.0, dan penguatan UMKM.

“HIPMI harus jadi wadah anak muda yang memperkuat ekonomi bangsa. Fokus kita bukan politik, tapi menciptakan pengusaha tangguh yang memberi dampak nyata,” tegas Egi.***