BEKASI.POJOKSATU.id - PT Cikarang Listrindo Tbk ("Perseroan"), sebagai perusahaan penyedia tenaga listrik swasta pertama yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, berkomitmen untuk terus memenuhi kebutuhan energi bagi kawasan industri yang dilayaninya dengan tetap mengutamakan keamanan, keandalan, kebersihan, dan efisiensi dalam operasionalnya.

Perseroan menerapkan berbagai standar peralatan, penggunaan listrik, dan pengamanan untuk menyediakan pasokan listrik yang aman bagi pelanggan, masyarakat, serta lingkungan. Hal ini tercermin dari pencapaian terbaru Perseroan yang berhasil meraih penghargaan dalam ajang Keselamatan Ketenagalistrikan 2024.

Pada 4 Oktober 2024, Cikarang Listrindo menerima penghargaan bergengsi di bidang keselamatan ketenagalistrikan. Penghargaan ini merupakan bagian dari rangkaian acara Peringatan Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-79, yang bertujuan mengapresiasi badan usaha yang berhasil menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan Ketenagalistrikan (SMK2) dengan baik.

Baca Juga: 7 Kelebihan Viar New Q1: Motor Listrik Ramah Lingkungan dengan Performa Tangguh

Setiap tahunnya, badan usaha diwajibkan melaporkan penerapan SMK2 melalui aplikasi sistem informasi manajemen keselamatan ketenagalistrikan "SI-MATRIK" yang dikelola oleh Kementerian ESDM.

Pada ajang tahun ini, dari 151 instalasi penyedia tenaga listrik yang melaporkan kinerja mereka, Cikarang Listrindo berhasil meraih predikat TAAT “BIRU” untuk seluruh instalasi pembangkit listriknya, yang mencakup pembangkitan (PLTGU dan PLTU), transmisi, dan distribusi.

Penghargaan ini semakin diperkuat dengan prestasi sebagai Pelapor Sistem Manajemen Keselamatan Ketenagalistrikan Terbaik Bidang Distribusi Tenaga Listrik. Pengakuan ini mencerminkan komitmen Cikarang Listrindo dalam memastikan seluruh operasionalnya berjalan sesuai standar keselamatan tertinggi, serta memenuhi kewajiban regulasi dengan tepat waktu dan transparansi.

Tidak hanya unggul dalam aspek keselamatan operasional, Cikarang Listrindo juga menegaskan komitmennya terhadap lingkungan melalui berbagai inisiatif restorasi alam untuk mendukung pelestarian alam.

Pada tahun 2024, Perseroan melaksanakan berbagai kegiatan penanaman pohon, termasuk penanaman 10.000 pohon mangrove di area konservasi Desa Pantai Bahagia, Muara Gembong, serta penanaman pohon di Taman Kehati Kiara Payung, Sumedang, dan di area operasional Perseroan.

Baca Juga: XL Axiata dan Quest Motors Kolaborasi Hadirkan Motor Listrik Pintar dengan Solusi Digital Terintegrasi

Sejak 2018, Perseroan telah menanam 20.000 pohon mangrove dan lebih dari 5.000 pohon kayu serta pohon langka di area-area tersebut. Inisiatif ini juga dilengkapi dengan kegiatan bird banding di Taman Kehati Kiara Payung, Sumedang.

Selain kegiatan penanaman pohon, Perseroan juga mendukung pemerintah dalam upaya mencapai net zero emission dengan beralih secara bertahap dari penggunaan kendaraan operasional berbasis Internal Combustion Engine (ICE) ke Electric Vehicle (EV), dengan target penggantian 80% kendaraan pada tahun 2030.

Pencapaian Perseroan, baik di bidang keselamatan ketenagalistrikan maupun upaya restorasi lingkungan, adalah bukti nyata dari visi Cikarang Listrindo untuk memberikan kontribusi jangka panjang yang positif bagi masyarakat, lingkungan, dan industri energi di Indonesia.

Perseroan berkomitmen untuk terus meningkatkan standar keselamatan operasional serta menjaga kelestarian alam melalui berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang berkelanjutan. Dengan pencapaian ini, Cikarang Listrindo berharap dapat menginspirasi industri lainnya untuk turut berperan aktif dalam menjaga keselamatan dan keberlanjutan.