BEKASI.POJOKSATU.id – Kerusakan di Jalan Raya MT Haryono yang menghubungkan Kecamatan Setu dengan Kecamatan Serang, Kabupaten Bekasi, semakin memprihatinkan. Lubang-lubang berukuran cukup besar dan permukaan jalan yang tidak rata dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Sabtu, 1 Agustus 2026, sejumlah lubang terlihat tersebar di badan jalan tanpa dilengkapi rambu atau penanda peringatan. Kondisi tersebut kerap memicu kecelakaan karena pengendara kehilangan kendali atau terjatuh saat berusaha menghindari lubang.
Kecelakaan disebut paling sering terjadi pada pagi hari ketika arus lalu lintas meningkat seiring aktivitas masyarakat menuju tempat kerja maupun sekolah.
Meski kondisi jalan terus dikeluhkan warga, hingga kini belum terlihat adanya perbaikan dari instansi terkait terhadap jalur yang menjadi salah satu akses penting di Kabupaten Bekasi tersebut.
Baca Juga: BPD Cibening Resmi Bertugas, Fokus Kawal Penyusunan RKPDes 2027 dan Kondusivitas Pilkades
Warga dan pengguna jalan pun mendesak Pemerintah Kabupaten Bekasi beserta dinas terkait segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki kerusakan jalan sebelum menimbulkan lebih banyak korban.
"Kami berharap Pemerintah Kabupaten Bekasi segera memperbaiki Jalan MT Haryono. Jangan menunggu korban jiwa bertambah baru dilakukan penanganan. Perbaikan ini sangat penting demi keselamatan dan kenyamanan seluruh pengguna jalan," ujar Supri.
Dia berharap respons cepat dari pemerintah agar proses perbaikan dapat segera direalisasikan sehingga angka kecelakaan di jalur Setu–Serang dapat ditekan.
Jalan Raya MT Haryono sendiri merupakan salah satu jalur transportasi strategis di Kabupaten Bekasi. Ruas jalan ini menjadi penghubung kawasan Kalimalang menuju Cileungsi serta akses ke Gerbang Tol Setu di Burangkeng.
Selain dimanfaatkan masyarakat sebagai jalur harian, jalan tersebut juga menjadi lintasan utama pekerja industri dan mendukung aktivitas ekonomi di wilayah Bekasi dan sekitarnya.***




