BEKASI.POJOKSATU.id - Panggilan Oneng melekat dengan sosok politisi PDIP Rieke Diah Pitaloka. Meski tak lagi memerankan gadis lugu pada film Bajaj Bajuri, sapaan itu melekat erat dengannya.

Di kancah perpolitikan, nama Rieke Diah Pitaloka cukup dikenal masyarakat, terutama di wilayah daerah pemilihan Jawa Barat 7 yang salah satunya meliputi Kabupaten Bekasi.

Kabar Rieke Diah Pitaloka bakal maju Pilkada Kabupaten Bekasi semakin santer belakangan ini. Apalagi setelah fotonya yang bertuliskan #OnengkanBekasi tersebar luas

Rieke berhasil terpilih hingga dua periode sebagai anggota DPR RI ini dari arena tarung Dapil Jabar 7. Pada Pemilu 2024 ini, Oneng diprediksi kembali terpilih sebagai anggota DPR RI.

Baca Juga: Perkasa di Setu, Sarif Marhaendi Bikin Suara PPP Melesat

Kabar soal Rieke yang bakal maju di Pilkada Kabupaten Bekasi disambut baik oleh pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi.

Namun demikian, pengurus partai berlambang banteng bermoncong putih ini tidak mengetahui secara pasti siapa yang menyebarluaskan foto Rieke Diah Pitaloka, yang bertuliskan #OnengkanBekasi.

"Justru kita dapatnya dari masyarakat, mungkin ada relawan-relawan ibu Rieke, kita nggak tahu," ujar Wakil Ketua Bapilu DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi Jiovanno Nahampun, Senin, 4 Maret 2024.

Jio, sapaan akrabnya, mengaku tidak mencoba mengklarifikasi, konfirmasi, maupun komunikasi, kepada yang bersangkutan.

Baca Juga: Pembelian Beras Premium Dibatasi 5 Kilogram per Orang

Sebab, DPC sebagai rumah bagi semua kader PDIP yang memang berpotensi dan mempunyai keinginan untuk calon bupati (cabup) dipersilahkan. Walaupun sampai saat ini partai masih fokus di Pemilu 2024, artinya belum ada pembahasan untuk Pilkada.

"Kami (DPC) berada sebagai rumah saja, tidak ada keberpihakan maupun komunikasi ke Ibu Rieke. Karena yang berpotensi tidak hanya ibu Rieke, ada juga dari anggota DPRD," ungkap dia.

DPC PDIP Kabupaten Bekasi memiliki banyak kader yang berpotensi menjadi Calon Bupati (Cabup). Muncul nama-nama seperti Soleman, Nyumarno, hingga Ade Kuswara, mempunyai potensi besar untuk diusung sebagai calon bupati Bekasi, karena memang mereka sudah mempunyai pengalaman sebagai anggota DPRD Kabupaten Bekasi beberapa periode.

Baca Juga: PKB Pastikan 1 Kursi di Dapil 1, Hasan Basri Paling Banyak Dapat Suara

Namun demikian, Jio menegaskan, secara resmi belum ada penggodokan nama yang bakal diusung di internal partainya.

"Jadi bagi kami (DPC), banyak tokoh-tokoh atau figur untuk maju di Pilkada. Kalau misalkan masyarakat menginginkan figur kepemimpinan yang bagus, kita ada semua. Mau anak muda juga kami ada," ucapnya.

Menurut Jio, momentum Pemilu 2024 ini menjadi pelajaran yang penting, terlepas fenomena Pemilihan Presiden (Pilpres).

Apalagi, kursi wakil rakyat PDIP ini justru bertambah satu menjadi 8, dari yang sebelumnya hanya 7.

Oleh karena itu, partainya akan benar-benar mematenkan untuk bagaimana memenangkan Pilkada. Sekaligus memutus sejarah partainya di Pilkada Bekasi, yang selalu tumbang.

Baca Juga: Kepala Desa Diminta Aktifkan Siskamling untuk Cegah Kejahatan Jalanan

"Pada Pilkada 2017 kita malah kalah dengan calon independen. Makanya kami nanti akan menggodok dengan pimpinan partai, bagaimana pemenangan di Pilkada Bekasi ini benar-benar maksimal dengan posisi-posisi yang ada. Saya yakin di Pilkada 2024 ini kita akan menang," demikian kata dia.***