BEKASI.POJOKSATU.id -  Kepala Desa Ciledug, Iing Solihin, mengunjungi kegiatan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Perumahan Griya Setu Permai (GSP) 1, Desa Ciledug, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Sabtu, 11 Juli 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Iing disambut anggota KWT bersama sejumlah pengurus lingkungan GSP 1. Ia turut meninjau aktivitas kelompok yang dijalankan bersama Blok Pelajar Politik Merdeka (BP2M).

Menurut Iing, KWT GSP 1 layak dijadikan percontohan bagi kawasan perumahan lain di Desa Ciledug karena mampu mengembangkan program ketahanan pangan secara berkelanjutan selama hampir tiga tahun.

Baca Juga: Kabupaten Bekasi Targetkan Usulkan 4 SMA-SMK Negeri Baru ke Pemprov Jabar pada 2027

"Adanya KWT di GSP 1 ini jadi percontohan bagi perumahan di Desa Ciledug. Di KWT ini sudah banyak tanaman seperti cabai, bayam, terong dan ikan, ini sudah berjalan hampir tiga tahun," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Iing juga ikut menanam bibit cabai bersama para anggota KWT sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ketahanan pangan di tingkat masyarakat.

Ia menegaskan Pemerintah Desa Ciledug terus memberikan dukungan bagi keberlangsungan program tersebut melalui berbagai bantuan.

"Pemerintah desa dari tahun ke tahun selalu membantu program-program KWT ini seperti pemberian pupuk dan bibit ikan lele," katanya.

Baca Juga: Dishub Kabupaten Bekasi dan Jasa Marga Gelar Operasi Gabungan ODOL di Tol Jakarta-Cikampek

Sementara itu, Ketua KWT Ciledug, Lany, mengatakan hasil panen dari kebun KWT dipasarkan kepada warga sekitar dengan harga yang terjangkau.

"Hasilnya kami jual di lingkungan sekitar terlebih dahulu dengan harga yang terjangkau. Di sini ada terong, cabai, tomat, dan kangkung," jelasnya.

Lany menambahkan, kegiatan KWT melibatkan sekitar 20 ibu rumah tangga yang aktif mengelola lahan pertanian. Ia berharap dukungan pemerintah, khususnya bantuan pupuk, dapat terus berlanjut agar program ketahanan pangan tersebut semakin berkembang.***