BEKASI.POJOKSATU.id – Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bekasi mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan layanan haji dan umrah.
Kepala Kemenhaj Kabupaten Bekasi, Hilman Hakim, menegaskan bahwa hingga kini pihaknya belum memiliki layanan call center resmi. Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap pesan atau telepon yang mengaku berasal dari instansinya.
“Perlu diketahui, hingga saat ini belum ada call center resmi dari Kemenhaj Kabupaten Bekasi. Jadi jangan mudah percaya apabila masyarakat menerima pesan atau telepon yang mengatasnamakan kantor Kemenhaj Kabupaten Bekasi, itu dapat dipastikan adalah penipuan,” ujarnya, Senin, 18 Mei 2026.
Baca Juga: Petani dan Pemdes Dukung Pengerukan Muara Ciherang, Harapan Baru untuk Pertanian Bekasi
Ia menjelaskan, pelaku umumnya memanfaatkan kurangnya pemahaman masyarakat terkait prosedur keberangkatan haji dan umrah. Modusnya beragam, mulai dari pesan singkat, panggilan telepon, hingga pengiriman tautan mencurigakan yang meminta data pribadi.
“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan memberikan data pribadi kepada pihak yang mencurigakan dan tidak jelas identitasnya,” tegasnya.***




