BEKASI.POJOKSATU.id – Kegiatan kerja bakti di Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, kembali tersenggara, Minggu, 1 Juni 2025. Fokus titik kerja bakti tersebut adalah di depan kantor baru Desa Burangkeng.

Di lokasi ini, yang menjadi perhatian adalah saluran air yang tertutup sampah dan tanah. Bahkan, sudah tertutupi rumput dan tidak terlihat lagi bahwa ada saluran air di situ.

Saluran air dengan lebar dan kedalaman kurang-lebih 1 meter dipenuhi sampah, terutama sampah popok bayi dalam bungkusan plastik. Di dalam popok itu terdapat kotoran, sehingga aroma tidak sedap menyeruak kala sampah itu diangkut.

Baca Juga: Pinggir Jalan MT Haryono Kembali Jadi Target Kerja Bakti Desa Burangkeng

Salah seorang peserta kerja bakti bahkan menemukan kloset utuh di selokan tersebut. Sampah yang mendominasi adalah sampah plastik yang sudah dibungkus, di dalamnya ada sampah lain.

Sampah ini diduga dibuang masyarakat sambil lewat dan menumpuk seiring waktu berlalu dan menyumbat selokan.

Lurah Desa Burangkeng Nemin bin Sain yang memimpin kerja bakti ini tampak kewalahan dengan banyak sampah, sehingga kerja bakti di lokasi ini akan berlanjut pekan depan.

"Saya menghimbau kepada seluruh warga masyarakat agar jangan sampai membuang sampah sembarangan atau buang sampah bukan pada tempatnya. Nah, sekarang kita sudah ada Peraturan Desa tentang Kebersihan ini,"ucap Nemin di sela-sela kegiatan.

Baca Juga: Desa Burangkeng Genjot Sosialisasi untuk Capai Target PBB 75 Persen

"Di situ nanti, apabila ada warga yang buang sampah sembarangan, kita ada sanksi. Minimal dia sanksi membersihkan kembali, mengangkat kembali," sambung Nemin.

Dia akan terus mengajak aparatur desa beserta pemangku kepentingan lainnya untuk terus aktif menjaga lingkungan agar bersih dan sehat.***