POJOKBEKASI.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi diminta selalu siaga dan meningkatkan persiapan dalam menghadapi cuaca panas seperti saat ini. Karena cuaca panas yang terjadi sejak beberapa hari belakangan ini dikhawatirkan bisa berdampak pada kesehatan masyarakat.
"Menghadapi cuaca panas seperti saat ini berarti Dinas Kesehatan perlu peningkatan persiapan untuk menghadapi penyakit-penyakit seperti ISPA" kata Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, Fatma Hanum, Rabu (9/8/2023).
Dalam menghadapi cuaca panas, masyarakat juga diimbau agar memenuhi kebutuhan cairan, terutama jika memiliki aktivitas di luar. Selain itu, asupan makanan seimbang juga sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral.
Untuk masyarakat yang memiliki aktivitas di luar rumah, diminta agar mengurangi dampak cuaca panas pada tubuh. Seperti menggunakan topi atau payung, serta minum tanpa harus menunggu haus.
Fatma mengatakan, Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi perlu melakukan upaya persiapan untuk pencegahan. Di antaranya dengan memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang penyakit yang bisa bermunculan di saat cuaca panas.
"Tentunya selain upaya persiapan kuratif dalam bentuk pengobatan, perlu juga untuk persiapan melalui promotif dan preventif," ucapnya.
Sosialisasi yang bisa dilakukan dinas terkait, lanjut Fatma, seperti memasang spanduk berisi informasi terkait cuaca panas serta cara mengurangi dampak cuaca panas di setiap perkampungan.
"Iya itu perlu seperti pemasangan spanduk yang berisi informasi terkait cuaca panas," ujarnya.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut puncak fenomena El Nino di Indonesia terjadi pada Agustus hingga September 2023. BMKG juga memprediksi musim kemarau tahun ini akan lebih kering dari normalnya.(adv/enr)



