BEKASI.POJOKSATU.id - Polres Metro Bekasi menggelar kegiatan “Jaga Bekasi On The Spot” melalui Ngopi Kamtibmas bersama warga di Pos Kamling Kampung Cibeurem, Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara, Senin malam, 18 Mei 2026.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 21.30 WIB itu dipimpin Kapolres Metro Bekasi, Kombes Sumarni, serta dihadiri jajaran pejabat utama Polres, personel Polsek Cikarang Utara, aparat desa, tokoh masyarakat, dan sekitar 50 warga.

Dalam sambutannya, Sumarni menyebut kegiatan tersebut menjadi ruang komunikasi langsung antara kepolisian dan masyarakat untuk menyerap berbagai persoalan di lapangan, termasuk maraknya kasus pencurian dengan pemberatan, pencurian kendaraan bermotor, hingga penyalahgunaan obat-obatan.

“Yang saya hormati seluruh warga masyarakat malam ini, saya bersama jajaran Polres Metro Bekasi dalam rangka menyampaikan informasi dan mendengar permasalahan masyarakat. Saat ini masih banyak kasus seperti curat, curanmor dan penyalahgunaan obat-obatan,” ujar dia.

Ia juga mengingatkan warga agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, tawuran, maupun tindak kriminal lainnya.

Baca Juga: Pemkab Bekasi Dukung Pembangunan Hunian bagi ASN dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan

“Saya berharap warga Kampung Cibeber jangan sampai ada yang terlibat masalah obat-obatan apalagi sampai menjadi pengedar. Jangan terlibat tawuran, perang antar kampung maupun tindak pidana lainnya,” tegasnya.

Kapolres turut mengajak masyarakat mengaktifkan kembali ronda malam dan sistem keamanan lingkungan (satkamling). Ia bahkan berjanji akan membantu pembangunan pos kamling.

“Aktifkan kembali Satkamling dan ronda malam. Pos kamlingnya nanti saya bantu dibangun,” katanya.

Selain itu, Sumarni juga menawarkan peluang kerja bagi warga yang belum memiliki pekerjaan melalui dapur SPPG Polres Metro Bekasi, serta bantuan bagi anak yatim dan warga kurang mampu.

Dalam sesi dialog, Ketua RT 2 Kohar menyampaikan keluhan terkait banjir yang kerap terjadi dan meminta agar persoalan tersebut diteruskan ke pihak kawasan Jababeka.

Baca Juga: Sidang Korupsi Ade Kuswara, Kuasa Hukum Sebut Keterangan Saksi Tak Libatkan Klien

Menanggapi hal itu, Kapolres menyatakan akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk penanganan banjir, termasuk fasilitas pompa air.

“Baik, terkait banjir dan pompa air saya akan koordinasi dengan Pemda dan mengupayakan memfasilitasi kepada kawasan,” ujarnya.

Aspirasi lain datang dari warga bernama Ardian yang meminta penyediaan tempat sampah. Permintaan tersebut langsung direspons Kapolres dengan rencana pengadaan bak sampah sesuai kebutuhan warga.

“Terkait tong sampah nanti akan saya berikan bak sampah dan tolong didata kebutuhannya perlu berapa banyak,” katanya.

Menutup kegiatan, Kapolres mengimbau warga agar tidak ragu melapor jika menemukan tindak pidana melalui layanan kepolisian.

Baca Juga: Sekolah Rakyat di Kabupaten Bekasi Beroperasi Juli 2026

“Apabila ada warga yang ingin melaporkan permasalahan ataupun mendapati kejadian tindak pidana agar segera melaporkan ke 110 dan CLBK, pasti akan ditindaklanjuti oleh Polres Metro Bekasi,” pungkasnya.

Kegiatan ditutup dengan pembagian 100 paket sembako kepada warga serta doa bersama yang dipimpin tokoh agama setempat.***