POJOKBEKASI.com - Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) melakukan perbaikan Jembatan Jatiwangi yang terputus akibat longsor di Kampung Babakan, Desa Jatiwangi, Kecamatan Cikarang Barat.
Kepala Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln, mengatakan perbaikan jembatan telah dimulai setelah tahap tanggap darurat, yang mencakup pembersihan lokasi dan sosialisasi kepada warga sekitar.
"Perbaikan ini kami targetkan selesai dalam tiga minggu, sehingga akses jalan utama bisa segera digunakan kembali oleh masyarakat," kata Henri beberapa waktu lalu.
Jembatan Jatiwangi amblas akibat tingginya curah hujan pada 3 dan 4 Maret 2025. Derasnya aliran air menyebabkan longsor yang merusak struktur jembatan, sehingga akses jalan utama terputus.
Selain perbaikan jembatan, Dinas SDABMBK juga melakukan normalisasi sungai dan kali yang meluap akibat banjir di sejumlah wilayah.
"Untuk jembatan dan jalan lain yang terdampak, kami akan melakukan pendataan lebih lanjut, biasanya ada tim rehabilitasi dan rekonstruksi yang akan mengajukan usulan anggaran kepada pimpinan, baik melalui APBD 2026 maupun anggaran belanja tambahan," jelas Henri.
Dengan perbaikan yang sedang berlangsung, Pemerintah Kabupaten Bekasi berharap akses jalan utama di wilayah tersebut segera pulih, sehingga mobilitas masyarakat dapat kembali normal. Upaya ini juga menjadi bagian dari langkah strategis dalam meningkatkan ketahanan infrastruktur terhadap bencana alam di masa depan.
Selain itu, normalisasi sungai dan kali yang dilakukan di berbagai titik diharapkan dapat mengurangi risiko banjir serta meminimalisir dampak yang ditimbulkan terhadap infrastruktur jalan dan jembatan.
Pemerintah berkomitmen untuk terus memantau perkembangan perbaikan dan memastikan anggaran rehabilitasi yang diperlukan dapat direalisasikan sesuai kebutuhan.(ADV)



