BEKASI.POJOKSATU.id - Koordinator Penyuluh Badan Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Setu, Nani Mariani, mengapresiasi program ketahanan pangan Desa Kertarahayu.

DIa mengatakan selama ini kegiatan ketahanan pangan desa berfokus pada peternakan, sedangkan kali ini digelontorkan untuk budidaya tanaman buah.

"Alhamdulillah ini bisa untuk melon dalam bentuk green house, ini bermanfaat banget bagi petani milenial," kata dia, Rabu, 6 November 2024.

Baca Juga: Desa Kertarahayu Rintis Budidaya Melon Golden Hidroponik untuk Program Ketahanan Pangan

"Biasanya generasi muda takut kotor, dengan ini terpacu, ternyata bertani bisa lho budidaya melon di green house," sambung dia.

Dari analisis usaha, dia mengatakan program ini cukup menjanjikan. Di green house seluas 6x21 meter persegi tersebut ada 625 lubang untuk bibit melon.

"Kalau dari satu buah saja harganya 25 ribu, ada 625 tinggal dikalikan saja hasilnya. Rata-rata per pohon 1,5 sampai 2 kilogram," demikian kata dia.***