BEKASI.POJOKSATU.id - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja meninjau langsung kondisi Jalan Raya Cikarang–Bekasi Laut (CBL) yang mengalami longsor di empat titik, Rabu, 8 Juli 2026. Dalam peninjauan tersebut, ia memastikan akses jalan yang sebelumnya terdampak kini telah dapat dilalui kendaraan roda empat setelah dilakukan penanganan darurat.
Kunjungan tersebut diikuti Komandan Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Inspektur IV Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri Dwi Budi Wahyuningsih, serta sejumlah kepala perangkat daerah.
Asep menjelaskan, pemerintah daerah telah mengambil langkah penanganan awal agar aktivitas masyarakat tidak terganggu. Meski demikian, pengguna jalan diminta tetap berhati-hati karena kondisi jalan belum sepenuhnya pulih.
Baca Juga: Bisnis Eksploitasi Anak di Cibitung Raup Rp1,7 Miliar Selama 3 Tahun
"Perbaikan permanen akan segera dibangun dalam waktu dekat setelah seluruh tahapan anggaran sesuai dengan ketentuan. Yang terpenting saat ini akses masyarakat sudah mulai dapat digunakan kembali," ujar Asep.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas terganggunya aktivitas akibat kerusakan Jalan KH Asmawi di jalur CBL, Desa Kalijaya, Kecamatan Cibitung.
"Kami mengerti kondisi jalan seperti ini mengganggu aktivitas warga. Namun kami tidak tinggal diam dan terus bekerja cepat agar perbaikan segera dilakukan," katanya.
Menurut Asep, terdapat empat titik longsor di sepanjang jalur CBL, terdiri dari tiga titik di Desa Kertamukti dan satu titik di Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung. Penanganan sementara telah dilakukan sehingga kendaraan sudah dapat melintas meski masih memerlukan penyempurnaan.
Baca Juga: Aksi FUKHIS Tolak Revisi Perda Pariwisata Menuju DPRD Kabupaten Bekasi Dikawal Polisi
"Hari ini jalan sudah bisa dilewati walaupun belum maksimal. Setelah proses penyesuaian anggaran selesai, insya Allah akan segera dirapikan dan diperbaiki sehingga layak dilalui oleh seluruh pengguna jalan," ujarnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bekasi saat ini tengah menyelesaikan penyesuaian harga satuan pekerjaan akibat kenaikan harga material konstruksi. Setelah proses tersebut rampung, perbaikan permanen jalan dan infrastruktur lainnya akan segera dilaksanakan.***




